Brilio.net - Ramadhan merupakan Bulan Suci yang memiliki berbagai keistimewaan. Ada banyak peristiwa-peristiwa bersejarah dalam Islam yang bertepatan dengan bulan Ramadhan. Salah satunya adalah peristiwa turunnya Alquran atau Nuzulul Quran.

Sejarahnya pun telah banyak dijelaskan dalam Alquran maupun hadits. Tepat pada 17 Ramadhan, Rasulullah sedang berada di Gua Hira. Ketika sedang bertafakur, malaikat Jibril datang dan menyampaikan wahyu dari Allah SWT.

Wahyu yang pertama turun adalah surat Al Alaq ayat 1-5. Karena itulah, malam Nuzulul Quran diperingati setiap 17 Ramadhan.

Di Indonesia, malam Nuzulul Quran sering menjadi momentum besar untuk menggelar pengajian, tabligh akbar, dan kegiatan-kegiatan Islami lainnya. Sebab ada banyak keutamaan malam Nuzulul Quran dan berbagai amalan-amalan yang disunahkan.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Penasaran apa saja? Dihimpun brilio.net dari berbagai sumber pada Rabu (13/5), berikut keutamaan malam Nuzulul Quran beserta amalan yang dianjurkan.

1. Membaca Alquran.

malam Nuzulul Quran berbagai sumber

foto: freepik.com

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan. Pada bulan ini, seluruh amalan akan dilipatgandakan pahalanya. Allah pun senantiasa memberikan ampunan atas dosa-dosa hamba yang mau bertaubat.

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca Alquran. Agar lebih mengetahui makna ayat-ayat dalam Alquran, kamu pun bisa mencari keterangan dalam kitab-kitab tafsir.

Selain untuk mendekatkan diri pada Allah, membaca Alquran juga memiliki berbagai keutamaan antara lain:

- Setiap satu huruf akan mendapatkan satu kebaikan dan dilipat gandakan.

Sebagaimana dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas'ud, bahwa Rasulullah bersabda, "Barang siapa yang membaca satu huruf Kitabullah (Alquran), maka dia akan mendapatkan satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh misalnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf. Namun alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf."

- Malaikat bersama orang yang membaca Alquran.

Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang lancar membaca Alquran akan bersama malaikat utusan yang mulai lagi berbakti, sedangkan orang yang membaca Alquran dengan tersendat-sendat lagi berat, maka ia akan mendapat dua pahala." (HR Muslim)

- Bentuk cinta pada Allah dan Rasul-Nya.

Ibnu Mas'ud berkata, "Barangsiapa yang ingin dicintai Allah dan Rasul-Nya, maka perhatikan lah: "Jika ia mencintai Alquran, berarti ia mencintai Allah dan Rasul-Nya." (HR Thabrani)

Rasulullah SAW bersabda, "Perumpamaan orang mukmin yang membaca Alquran adalah seperti buah utrujjah; aromanya wangi dan rasanya enak. Orang mukmin yang tidak membaca Alquran adalah seperti sebuah kurma; tidak ada wanginya, tetapi rasanya manis. Orang munafik yang membaca Alquran adalah seperti tumbuhan raihaanah (kemangi); aromanya wangi tetapi rasanya pahit, sedangkan orang munafik yang tidak membaca Alquran adalah seperti tumbuhan hanzhalah; tidak ada wanginya dan rasanya pahit." (HR Bukhari dan Muslim)

- Ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah meninggikan suatu kaum karena Alquran ini dan merendahkan juga karenanya." (HR Muslim)

2. Dzikir.

malam Nuzulul Quran berbagai sumber

foto: freepik.com

Selanjutnya amalan yang tak kalah utama adalah dzikir. Keutamaan dzikir antara lain:

- Mengangkat derajat muslim dan memberikan ketenangan jiwa.

"Maukah aku tunjukkan perbuatamu yang terbaik, paling suci di sisi Raja-mu (Allah) dan yang paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infak emas atau perak" para sahabat yang hadir berkata "Mau". Nabi bersabda: "Dzikir kepada Allah Yang Maha Tinggi."

- Menjalankan perintah Allah.

Perintah Zikir ini terdapat dalam beberapa surat, di antaranya adalah Surat Al Araf ayat 205 yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut) nama Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya."

- Orang tak tidak berdzikir layaknya hidup bersama orang mati.

"Perumpamaan orang yang berzikir kepada Tuhannya dengan orang yang tidak berzikir kepada Tuhannya adalah seperti orang yang hidup dengan orang yang mati." (HR. al-Bukhari)

3. Menunaikan sholat malam.

malam Nuzulul Quran berbagai sumber

foto: freepik.com

Sholat malam merupakan sholat sunah yang dilakukan antara Isya dan Subuh. Beberapa di antara sholat malam yang bisa dikerjakan adalah sholat tarawih, sholat witir, dan sholat tahajud.

Bahkan, Rasulullah menyebut sholat malam merupakan sholat yang paling utama setelah sholat lima waktu (maktubah), seperti dalam sabdanya: "Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Sebaik-baik sholat setelah sholat fardlu adalah sholat malam." (HR Muslim).

4. Memperbanyak doa.

malam Nuzulul Quran berbagai sumber

foto: freepik.com

Pada malam Nuzulul Quran umat muslim juga diajurkan untuk memperbanyak doa. Sebab doa adalah amalan untuk mendekatkan diri pada Sang Pencipta.

Dalam surat Al Baqarah ayat 186, Allah berfirman: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran."

(brl/pep)