Brilio.net - Madu merupakan bahan makanan yang berasal dari lebah. Teksturnya cair kental berwarna kuning kecokelatan. Madu memiliki rasa yang manis disebabkan adanya unsur monosakarida fruktosa dan glukosa.

Selain rasanya yang manis dan enak, madu juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (18/6), di dalam madu, terdapat campuran senyawa fruktosa (38,5 persen) dan glukosa (31,0 persen).

Ada pula kandungan karbohidrat pada madu seperti maltosa, sukrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Madu juga mengandung antioksidan meskipun hanya sedikit yakni dari senyawa chrysin, pinobanksin, vitamin C, katalase, dan pinocembrin.

Keistimewaan madu juga terdapat dalam Alquran surat An-Nahl. An-Nahl berarti lebah. Surat ini merupakan surat ke-16 dalam Alquran yang terdiri dari 128 ayat dan tergolong surat Makkiyah.

Dalam surat An-Nahl ayat 69 dijelaskan manfaat madu dalam pandangan Islam.

Loading...

Surat tersebut berbunyi sebagai berikut:

Keistimewaan madu dalam Alquran serta manfaatnya © 2020 brilio.net

Summa kulii ming kullis-samaraati faslukii subula rabbiki zululaa, yakhruju mim butunihaa syaraabum mukhtalifun alwaanuhu fiihi syifaa'ul lin-naas, inna fii zaalika la'aayatal liqaumiy yatafakkarun

Artinya:

"Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan."

Manfaat madu dalam pandangan Islam.

Keistimewaan madu dalam Alquran serta manfaatnya © 2020 brilio.net

foto: freepik

1. Madu mencegah penyakit berbahaya

Madu dapat menjadi obat dari beragam penyakit. Ada banyak sekali manfaat madu yang tidak pernah diduga.

Bahkan madu juga dijelaskan dalam salah satu hadits yang berbunyi:

"Kesembuhan dari penyakit itu dengan melakukan tiga hal: berbekam, minum madu, dan dibakar dengan besi panas. Tetapi aku melarang umatku membakar dengan besi panas itu." (HR Al-Bukhari).

Beberapa penyakit bisa dicegah dengan mengonsumsi madu secara rutin, salah satunya adalah penyakit kanker dan juga penyakit jantung.

2. Madu meningkatkan stamina.

Telah diverifikasi dengan studi modern, menunjukkan bahwa madu lebih unggul dalam mempertahankan kadar glikogen dan memperbaiki waktu pemulihan daripada pemanis lainnya. Madu mengandung beberapa zat penting untuk meningkatkan stamina tubuh.

3. Madu mengatasi gangguan pencernaan.

Manfaat madu yang ketiga adalah dapat mengatasi gangguan pencernaan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa madu dapat membantu mengatasi gangguan seperti bisul dan bakteri gastroenteritis yang menyebabkan infeksi pada usus.

4. Madu mencegah bakteri, iritasi dan jamur dalam tubuh.

Madu dapat mencegah munculnya bakteri, iritasi serta jamur pada tubuh manusia. Hal ini dikarenakan madu bersifat antibakteri, antiiritasi, dan antijamur. Inilah mengapa madu sangat dianjurkan dalam mengobati banyak permasalahan di dalam tubuh

5. Madu membantu penyembuhan luka.

Manfaat madu yang selanjutnya adalah dapat membantu proses penyembuhan luka. Mengoleskan madu secara eksternal terbukti seefektif pengobatan konvensional dengan sulfadiazin perak. Bahkan madu juga efektif dalam penyembuhan luka bakar.

Hal ini dikarenakan terdapat beberapa varietas madu memiliki kandungan bakteri baik sampai 6 spesies lactobacilli dan 4 spesies bifidobacteria.

Meskipun begitu, madu sebaiknya tidak diberikan pada bayi usia di bawah 6 bulan. Sebab, ada kandungan spora Clostridium botulinum yang bisa memunculkan reaksi serius pada bayi, tapi aman untuk orang dewasa.

6. Madu dapat mengontrol gula darah.

Kandungan gula pada madu tidaklah sama dengan gula putih atau pemanis buatan. Kombinasi pasti fruktosa dan glukosa benar-benar membantu tubuh mengatur kadar gula darah.

Beberapa jenis madu memiliki indeks hipoglikemik rendah, sehingga tidak mempengaruhi kadar gula darah. Bahkan madu adalah alternatif bagi penderita diabetes untuk memenuhi kebutuhan gula mereka.

7. Madu mengurangi iritasi pada tenggorokan dan batuk.

Dalam sebuah penelitian terhadap 105 anak-anak, satu dosis madu soba sama efektifnya dengan dosis dekstrometorfan tunggal dalam mengurangi batuk malam hari dan membiarkan tidur yang nyenyak. Bahkan antiiritasi dan antibakteri yang dimiliki madu dapat mengatasi iritasi tenggorokan.