Brilio.net - Sebagian orangtua memiliki pandangan bahwa nilai ujian merupakan sesuatu yang penting. Wajar saja, sebab dalam sistem pendidikan kita nilai tersebut tak ubahnya sebagai acuan atau tolak ukur kepintaran seorang murid.

Nilai yang bagus memiliki korelasi bahwa sang anak mengerti dan memahami materi pelajaran yang telah diterangkan sang guru. Sementara itu, nilai yang buruk mempunyai korelasi sebaliknya.

Menariknya, tak semua orangtua selalu berorientasi pada nilai. Dengan kata lain, ada sebagian dari mereka yang memahami bahwa nilai ujian tak selamanya menjadi penanda atau penentu kepandaian dari seorang anak.

Pasalnya, toh tak semua anak bisa dipaksa untuk mempelajari sesuatu yang tidak dia sukai. Tak semua anak pula bisa selalu mendapatkan nilai yang tinggi di tiap mata pelajaran.

Untuk itu, seorang guru bernama Bu Nani pun menuliskan sejumlah pesan menyentuh untuk setiap orangtua melalui aplikasi WhatsApp-nya. Status tersebut lalu dibagikan kembali oleh sang murid @alfhrodite melalui akun Twitter-nya.

Loading...
2 dari 3 halaman

Terhitung hingga berita ini dinaikkan, kini status tersebut telah dicuitkan ulang sebanyak lebih dari 29 ribu kali dan mendapat lebih dari 43 ribu likes. Dilansir brilio.net dari akun Twitter @alfhrodite, berikut sederet status ibu guru Nani soal nilai ujian anak yang menjadi viral di media sosial ini, Senin (23/12).

1. Sebagai seorang guru, Nani maklum bahwa orangtua pasti merasa harap-harap cemas ketika menanti hasil ujian anak-anaknya.

foto: Twitter/@alfhrodite

2. Namun begitu, dirinya mengingatkan bahwa tak semua anak bisa mendapat nilai sempurna di semua mata pelajaran.

foto: Twitter/@alfhrodite

3. Bagi Nani adalah sebuah kewajaran jika seorang anak tak selalu mendapat nilai yang tinggi di tiap mata pelajaran, sebab setiap dari mereka memiliki keterampilan dan cita-cita yang berbeda.

foto: Twitter/@alfhrodite

3 dari 3 halaman



4. Oleh karenanya, ia pun menekankan bahwa jangan pernah merampas rasa percaya diri seorang anak hanya karena nilainya jelek.

foto: Twitter/@alfhrodite

5. Bagaimana pun, ujian bukan menjadi penentu akhir dan satu-satunya apakah seseorang dapat meraih impiannya atau tidak.

foto: Twitter/@alfhrodite

6. Orangtua seharusnya malah menjadi penyemangat ketika anak merasa down ketika menghadapi ujian.

foto: Twitter/@alfhrodite

7. Ada banyak jalan menuju Roma, ada begitu banyak cara untuk meraih impian.

foto: Twitter/@alfhrodite