Brilio.net - Belakangan ini istilah baper menjadi salah satu kata yang sering digunakan oleh masyarakat. Biasanya, istilah baper ini digunakan oleh sebagian besar kalangan anak muda untuk mengungkapkan suatu keadaan yang berkaitan dengan perasaan, baik itu perasaan sedih, senang, hingga marah.

Selain itu, istilah baper juga dapat diungkapkan bagi seseorang yang mendapatkan rayuan atau kata-kata romantis dari pasangannya. Dalam artian lain, seseorang tersebut merasa luluh dan terbawa perasaan senang atau gembira saat mendengar kata-kata manis yang dilontarkan oleh pasangan. Tak hanya itu saja, istilah baper juga kerap ditujukan pada seseorang yang tiba-tiba merasa emosi atau marah hanya dengan suatu candaan sederhana.

Bukan hanya sebatas dalam hubungan pertemanan atau lainnya, istilah baper juga seringkali diucapkan dalam berbagai situasi. Baper bisa saja terjadi karena perasaan kesal, kecewa, atau emosi terhadap sesuatu. Hal ini disebabkan karena sikap orang lain yang tidak sesuai dengan ekspektasi diri sendiri.

Bagi kamu yang sering merasakan baper, mungkin dari penjelasan berikut ini dapat menjawab mengapa kamu mudah terbawa perasaan. Inilah penyebab dan dampak dari baper sebagaimana dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (24/8).