Brilio.net - Pengobatan herbal memang sudah dipercaya sejak dulu. Sebelum zaman secanggih sekarang ini, orang-orang lebih senang memanfaatkan tanaman herbal untuk mengobati suatu penyakit atau menjaga kecantikan. Sekarang sudah jauh lebih praktis, karena tanaman herbal sudah diolah dalam berbagai macam, sehingga orang tak perlu repot untuk mengolahnya sendiri.

Namun tak ada salahnya lho jika kamu menanam tanaman herbal yang memiliki banyak khasiat di pekarangan atau kebun mini rumah. Selain berkhasiat, banyak tanaman obat yang memiliki perawatan mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja, baik itu yang sudah ahli maupun pemula.

Beberapa tanaman herbal yang dilansir brilio.net dari berbagai sumber berikut ini, kamu juga akan mengetahui apa saja manfaatnya. Penasaran? Ini dia beberapa jenis tanaman herbal yang bisa kamu tanam sendiri rumah. Berikut rangkuman brilio.net Rabu (11/11).

1. Lengkuas

Jenis tanaman obat tradisional freepik.com

foto: freepik.com

Loading...

Lengkuas merupakan rempah-rempah yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Lengkuas dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit seperti panu, luka bakar, gatal-gatal, hingga alergi. Tak hanya itu saja, kandungan vitamin C pada lengkuas dapat berperan dalam peremajaan sel-sel kulit dan menjaga kulit akan tampak lebih muda dari penuaan.

Lengkuas juga bisa kamu jadikan sebagai obat batu. Kandungan analgesik dan antipiretik yang ada pada lengkuas juga ampuh meredakan demam.

Cara menanam tanaman ini cukup mudah, kamu hanya perlu bibitnya dan tanam secara rapi di tempat yang sudah kamu sediakan. Cukup menyiramkan secara teratur. Benar-benar mudah dan tidak ribet.

2. Lidah buaya.

Jenis tanaman obat tradisional freepik.com

foto: freepik.com

lidah buaya merupakan tanaman herbal yang cukup mudah perawatannya. Bahkan tanpa dirawat dengan baik pun lidah buaya tetap tumbuh. Manfaat dari lidah buaya pun cukup banyak, hal ini dikarenakan lidah buaya mengandung antioksidan tinggi, dengan vitamin A, C, dan E, ditambah vitamin B12, asam folat dan kolin. Serta delapan enzim, termasuk alkaline phosphatase, aliiase, dan amilase.

Lidah buaya kerap dijadikan bahan alami untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit. Misalnya, jika mengalami kerontokan rambut, kamu bisa mengoleskan lidah buaya sebagai masker rambut dan mengurangi kerontokan. Lidah buaya juga bisa mengatasi kulit kering, jerawat, hingga menghilangkan bekas jerawat.

3. Jahe.

Jenis tanaman obat tradisional freepik.com

foto: freepik.com

Sama halnya dengan lengkuas, jahe juga termasuk rempah-rempah yang mudah tumbuh dan perawatannya pun sangat mudah. Manfaat dari tanaman jahe bisa untuk kecantikan dan juga kesehatan. Jahe memiliki senyawa kimia yang dipercaya bisa bereaksi positif di dalam lambung dan usus hingga mampu mengurangi mual dan nyeri. Senyawa tersebut juga diduga bisa bekerja baik di otak dan sistem saraf guna meredam rasa mual.

Kandungan gingerol dalam jahe mampu meredakan berbagai permasalahan dalam perut, seperti mual muntah, sakit perut, vertigo, nyeri haid hingga nyeri sendi. Jika kamu menanam jahe di rumah, maka ketika mengalami masalah di atas, tidak perlu pusing-pusing untuk mengonsumsi obat.

4. Kumis kucing.

Jenis tanaman obat tradisional freepik.com

foto: Instagram/@hitomi_hiro_aki

Tanaman kumis kucing memang kerap dianggap ilalang bagi sebagian orang. Namun jangan salah, kumis kucing merupakan tanaman herbal yang memiliki banyak khasiat. Selain itu kumis kucing juga memiliki bentuk yang unik dan indah sehingga kerap dijadikan pula tanaman hias.

Tanaman yang tidak membutuhkan perawatan khusus ini sejak lama sudah dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit, misalnya asam urat, diabetes, infeksi kandung kemih, dan kencing batu.

5. Daun sirih.

Jenis tanaman obat tradisional freepik.com

foto: freepik.com

Sejak lama daun sirih dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak khasiat. Cara menanamnya juga mudah, tanaman daun sirih tidak membutuhkan perawatan khusus, bahkan tanaman ini bisa tumbuh di mana saja.

Manfaat daun sirih tersebut tidak lepas dari berbagai kandungan seperti vitamin C, tiamin, niasin, riboflavin, karoten, tanning, saponin, eugenol, serta berbagai jenis minyak esensial yang dikandungnya.

Manfaat daun sirih tersebut terbukti mujarab untuk mengatasi berbagai masalah penyakit terutama pada bagian kulit. Selain manfaat daun sirih bagi kulit, ketika daun ini dikonsumsi, maka daun sirih bisa memberi manfaat bagi kesehatan tubuh, salah satunya sebagai obat diabetes dan asam urat.

6. Daun Kemangi.

Jenis tanaman obat tradisional freepik.com

foto: freepik.com

Daun Kemangi kemangi biasanya dijadikan lalapan atau sebagai penambah aroma pada makanan. Daun kemangi mudah dirawat dan sangat cepat tumbuh. Kemudahan inilah yang membuat orang tertarik menanam kemangi.

Aroma wangi yang khas dari daun kemangi ternyata berasal dari kandungan sitral yang tinggi pada daun dan bunganya. Meski memiliki bau yang cukup kuat, kemangi ternyata mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh.

Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara ini memiliki sejarah dalam pengobatan di India sebagai pengobatan untuk banyak kondisi, dari penyakit mata hingga kurap. Dari daun hingga bijinya, kemangi dianggap sebagai tonik untuk tubuh, pikiran, dan jiwa.

Di dalam daun kemangi segar terkandung air, karbohidrat, antioksidan, protein, lutein, serat, dan zeaxanthin. Tak hanya itu, kemangi juga mengandung berbagai macam vitamin kalium, serta folat. kemangi juga memiliki sifat antibakteri, antimikroba, dan anti inflamasi sehingga kemangi dapat mencegah ataupun mengobati berbagai gangguan kesehatan dengan berbagai cara.

7. Jeruk nipis.

Jenis tanaman obat tradisional freepik.com

foto: freepik.com

Pohon jeruk nipis juga sangat mudah tumbuh, jika kamu perhatikan di daerah pedesaan, rumah-rumah warga banyak ditumbuhi jeruk nipis. Untuk menanam jeruk nipis kamu tidak membutuhkan lahan yang besar.

Jeruk nipis dikenal juga menjadi salah satu bahan makanan yang kerap dipakai masyarakat. Bernama lain Citrus aurantifolia ini merupakan tumbuhan yang masuk dalam famili Rutaceae. Berbeda dengan lemon yang berwarna kuning, dari penampakan jeruk nipis biasanya berwarna hijau. Buah ini termasuk ke dalam keluarga jeruk yang paling kaya nutrisi dengan kandungan vitamin C-nya.

Jeruk nipis juga mengandung vitamin B1, B2, B3, B5, karbohidrat, serat, lemak, protein, kalsium, asam folat, zat besi, fosfor, magnesium, kalium, seng, dan gula. Tidak lupa juga asam sitrat yang membuat rasanya menjadi asam.

Dari kandungannya itu, jeruk nipis dapat menghilangkan panu, menghilangkan bau badan, memutihkan gigi secara alami, meredakan radang tenggorokan, dapat mengobati masalah jerawat, menghilangkan bekas luka, menghilangkan ketombe dan masih banyak lainnya lagi.