Brilio.net - Menjadi orangtua memiliki tanggung jawab yang besar untuk keluarganya, terutama anak-anak mereka. Bagaimana cara mereka mendidik, memberikan pembelajaran dalam hidup, memberikan makan makanan sehat dan selalu berusaha menjaga anak-anak dari masa ke masa.

Bagi orangtua, menjadi ibu atau ayah bukanlah perkara mudah. Terlebih jika anak-anak mereka sudah tumbuh dewasa dan memiliki pemikiran sendiri, tentunya akan lebih ekstra dalam menjaga dan memberikan pemahaman kepada anak. Seperti yang diketahui, anak terkadang tak setuju dengan pola pikir orangtuanya yang kerap dianggap kolot dan sebagainya.

Namun bagi orangtua, hal itu dilakukan agar anak-anak kelak bisa hidup bahagia dan tak merasakan kesusahan atau hal-hal buruk yang pernah mereka alami. Jika kamu sebagai orangtua, kamu bisa menyampaikan kata-kata yang bisa bikin hati anak menjadi sejuk dan semoga bisa menjadi lebih nurut.

Seperti apa? Berikut lansiran brilio.net dari berbagai sumber, Senin (6/7).

1. "Saat semua orang menghina dan menjauhimu karena kekalahanmu, tapi saat itu ibumu tidak pernah menjauh ataupun malu untuk tetap bersama mu."

Loading...

2. "Saat hidupmu bahagia, ibumu tidak pernah memintamu untuk membagi kebahagiaan mu kepadanya, tapi saat kamu terluka ibumu selalu datang untuk menerima bagian dari luka mu."

3. "Jangan pernah menyalahkan orang lain atas kesedihanmu, karena kebahagiaanmu adalah urusanmu. Kebahagiaanmu harus dari dalam dirimu."

4. "Ketika dua hati saling tulus mencintai, mereka akan selalu temukan cara untuk tetap bertahan, tidak peduli betapa sulitnya untuk terus bersama."

5. "Hari ini kita tidak mengenal kata menyerah agar hari esok kita bisa menikmati kesuksesan."

6. "Selalu ada alasan untuk setiap hal yang terjadi. Tidak ada seorang pun yang datang dan pergi di hidupmu tanpa seizin Tuhan."

7. "Orangtuamu tidak pernah ingin kamu menjadi seperti mereka tapi mereka ingin kamu menjadi lebih baik dari mereka."

8. "Sebuah harapan akan menguatkanmu untuk terus bermimpi, maka teruslah berharap sesuatu yang baik."

9. "Jangan pernah menoleh ke belakang jika itu hanya membuat mu mengulangi kesalahan, cobalah menoleh ke depan dan membuka lembar baru yang lebih baik."

10. "Siapapun yang menjadikan Allah hanya Tuhan kita satu-satunya, maka kita tak akan pernah terjebak dalam rasa kecewa dan kegelisahan."

11. "Jangan pernah mengeluh kepada Tuhanmu, sesungguhnya apa yang Tuhanmu kehendaki itu yang terbaik untukmu."

12. "Cinta seorang ibu itu menenangkan, cinta seorang ayah itu menguatkan."

13. "Dari Tangan Ibu, Anda Akan Banyak Belajar tentang Kasih Sayang. Dari Tangan Ayah, Anda Akan Banyak Belajar tentang Cara Menjaga Kasih Sayang Itu. Kedua Tangan-tangan Itu Adalah Wakil Tuhan untuk Melangsungkan Kehidupan."

14. "Ayah Bunda itu layaknya pelita sebagai penerang hidup. Ibarat cahaya lilin yang selalu setia menerangi setiap sudut jalan. Dan sebagai semangat yang menjadi motivasi tuk tetap kuat untuk terus melangkah maju."

15. "Orang tua menunda merasakan nikmat hari ini untuk melihat anaknya melihat nikmat di masa depan."

16. "Tak Perlu Pergi ke Ujung Dunia untuk Belajar tentang Cinta dan Keikhlasan, Karena Pelajaran Itu Dapat Kau Lihat dari Sosok Seorang Ibu"

17. "Ada jutaan cara untuk membahagiakan seorang Ibu dan semuanya benar."

18. "Walapun kamu dapat memberikan bintang, berjuta harta, namun itu semua belum cukup untuk membalas kasih cinta seorang ibu."

19. "Sebelum engkau dikandung, Ibu menginginkan engkau ada. Sebelum engkau dilahirkan, Ibu telah mengasihimu. Sebelum engkau keluar dari kandungan, Ibu pun rela mati untukmu. Inilah keajaiban kasih sayang Ibu."

20. "Untuk Membentuk Sebuah Pasukan yang Kuat, Aku Membutuhkan 1.000 Bala Tentara. Tetapi, Untuk Membentuk Jiwa yang Hebat, Aku Hanya Butuh Seorang Ayah."

21. "Cinta itu sederhana, seperti Ayah rela tidak membeli sesuatu yang baru untuknya, hanya demi memenuhi kebutuhan anaknya."

22. "Terima kasih Ayah atas kebahagiaanku yang berasal dari keringatmu mencari rezeki siang dan malam."

23. "Hati seorang ibu adalah ruang kelas tempat anaknya belajar." – Henry Ward Beecher.

24. "Walau mustahil menjadi ibu yang sempurna, namun seorang ibu pasti berusaha untuk menjadi ibu terbaik bagi anak-anaknya."

25. "Saat hidupmu bahagia, ibumu tidak pernah memintamu untuk membagi kebahagiaanmu kepadanya, tapi saat kamu terluka ibumu selalu datang untuk menerima bagian dari lukamu."

26. "Tetapkan tujuan, tantang diri kamu dan capai tujuan tersebut. Hiduplah dengan sehat dan hitunglah setiap waktu yang kamu miliki. Bangkitlah mengatasi rintangan dan fokus pada yang positif." - Robbert H. Goddard.

27. "Teruslah tersenyum, karena hidup itu indah dan ada banyak hal yang bisa disyukuri." - Marilyn Monroe.

28. "Setiap anak adalah seorang seniman. Masalahnya sekarang bagaimana tetap menjadi seorang seniman ketika kita tumbuh dewasa.” - Pablo Picasso.

29. "Bersyukurlah atas apa yang kamu miliki; kamu akan berakhir dengan memiliki lebih banyak. Jika kamu berkonsentrasi pada apa yang tidak Anda miliki, kamu tidak akan pernah memiliki cukup." - Oprah Winfrey.

30. "Mencintai anak tidaklah cukup, yang terpenting adalah anak-anak menyadari bahwa mereka dicintai orangtuanya." - St. John Bosco.

2 dari 2 halaman

Setelah kamu tumbuh dewasa dan mampu berdiri sendiri, kasih sayang orangtua tak pernah pudar. Dia akan terus mendukung dan mengawasimu hingga akhir hayat. Ibu akan ada di kala kamu senang maupun sedih. Ibu dan ayah jugalah yang akan membantumu saat kamu jatuh. Di balik diamnya, ada doa yang tersimpan untukmu.

foto: pixabay.com

31. "Ibu adalah bagaikan sebuah lagu yang tak pernah berakhir di hatiku. Lagu itu memberikan ketenangan, kebahagiaan, dan seluruh dirinya. Kadang-kadang aku memang lupa syair dari lagu itu, tapi aku tak akan pernah dapat melupakan melodinya."

32. "Jangan pernah lelah untuk belajar, dan tidak ada kata terlalu tua untuk belajar. Karena belajar adalah langkah awal menuju kesuksesan."

33. "Cintailah keluargamu, karena itulah sumber kekuatan yang senantiasa mendampingimu hingga akhir hayat."

34. "Ketika kamu kecewa, sedikit luangkan waktu untuk bersyukur, karena di dalam hidupmu masih tersimpan banyak hal yang berjalan sebagaimana mestinya."

35. "Jangan takut gagal, karena kegagalan bukan akhir segalanya. Belajarlah dari kesalahanmu, dan bangkit lagi!"

36. "Pada akhirnya, orang tidak ingat apa yang kamu lakukan padanya. Mereka hanya ingat bagaimana rasanya berada di dekatmu."

37. "Ayah dan Ibu, ada saat aku tidak menuruti ucapan kalian, ada waktu aku merasa benci dan ingin melawan. Tapi ketahuilah, yang terdalam dari hatiku adalah mencintai kalian."

38. "Kadang kita terlalu sibuk untuk tumbuh dewasa dan lupa bahwa orangtua kita juga beranjak tua." - Aqessa Aninda.

39. "Tidak ada yang lebih indah ketika anak tertidur pulas kecuali Sang Ibu yang bahagia karena telah menidurkannya." – Ralph Waldo Emerson.

40. "Anak terlahir ke dunia dengan kebutuhan untuk disayangi tanpa kekerasan, bawaan hidup ini jangan sekalipun didustakan." – Widodo Judarwanto.

41. "Saya telah menemukan cara terbaik memberikan nasihat pada anak Anda yaitu dengan menemukan apa yang mereka inginkan dan kemudian memberikan nasihat kepada mereka untuk melakukannya." – Harry S. Truman.

42. "Hati seorang ibu adalah ruang kelas tempat anaknya belajar." – Henry Ward Beecher.

43. "Hendaklah adab sopan anak-anak itu dibentuk sejak kecil karena ketika kecil mudah membentuk dan mengasuhnya. Belum dirusakkan oleh adat kebiasaan yang sukar ditinggalkan." – Hamka.

44. "Tidak ada yang sia-sia jika kita melakukan sesuatu untuk anak-anak. Mereka sepertinya tidak memperhatikan kita, mengalihkan pandangan dan jarang berterima kasih, tapi apa yang kita lakukan untuk mereka tidak pernah sia-sia." – Garrison Keillor.

45. "Anak-anak tidak pernah baik dalam mendengarkan orang yang lebih tua. Namun anak-anak tidak pernah gagal dalam meniru orang yang lebih tua." – James Baldwin.

46. "Ibu yang sangat mencintaimu mendengar apa yang kamu katakan bahkan memahami apa yang belum engkau katakan."

47. "Cinta orang tua kepada anak adalah cinta yang seharusnya diteladani. Ia banyak memberi tanpa harus meminta balasan."

48. "Ketika seorang ibu menangis, percayalah, hatinya sudah sangat terluka. Dan percayalah, dia tidak sedikitpun membencimu."

49. "Kebahagiaanmu adalah kebahagiaan mama."

50. "Kita hidup memang membutuhkan uang. Tetapi uang bukanlah segalanya dalam hidup."

51. "Mama tahu kamu sakit ketika mama menghukummu, tapi tahukah sakit yang mama rasakan?"

52. "Aura Cinta Seorang Ibu Dapat Menghadirkan Kedamaian. Aura Cinta Seorang Ayah Akan Memberimu Kekuatan."

53. "Ayah Bunda itu layaknya pelita sebagai penerang hidup. Ibarat cahaya lilin yang selalu setia menerangi setiap sudut jalan. Dan sebagai semangat yang menjadi motivasi tuk tetap kuat untuk terus melangkah maju."

54. "Bukan tentang apa yang kamu tinggalkan untuk anak-anakmu, melainkan apa yang kamu tinggalkan dalam diri anak-anakmu."

55. "Sering-seringlah berkata sayang dan cinta kepada anak. Karena dengan ucapan cinta yang tulus, anak akan merasa kehadirannya benar-benar didambakan, dan insyaallah dia akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, sebab semua kebutuhan jiwanya terpenuhi."

56. "Jangan membesarkan anak-anak supaya mereka menghasilkan rezeki untukmu. Akan tetapi besarkan mereka untuk beribadah kepada Allah, maka rezeki pun akan datang mengikuti." - Ibnu Utsaimin.

57. "Jika suatu saat kelak kamu tidak lagi mendengar bunyi bising dan gelak tertawa anak-anak riang di antara shaf-shaf shalat di masjid-masjid, maka sesungguhnya takutlah kalian akan kejatuhan generasi muda kalian di masa itu." - Sultan Muhammad al-Fatih.

58. "Manusia yang paling utama mendapatkan kebaikanmu dan paling berhak mendapatkan perbuatan baikmu adalah anak-anakmu. Karena sesungguhnya mereka adalah amanah yang Allah letakkan di sisimu." - Abdurrahman As-Sa’dy.

59. "Anak-anak bukanlah buku mewarnai. Anda tidak bisa mengisinya dengan warna favorit Anda." - Khaled Hosseini.

60. "Kebanyakan kerusakan anak disebabkan karena orang tuanya, mereka menelantarkannya dan tidak mengajarkan anak ilmu dasar-dasar wajib agama dan sunnah-sunnahnya. Mereka menyia-nyiakan anak-anak di masa kecil mereka." - Ibnu Qayyim Al Jauziyyah.