Brilio.net - Penyampaian pesan bisa dilakukan dengan beragam cara. Ada orang yang memilih dengan cara diskusi, ada pula yang disampaikan dengan tindakan langsung. Namun ada pula menyampaikan pesan melalui kata-kata singkat namun penuh makna. Bahkan ada beberapa orang yang menyakini, cara ini bisa lebih efektif membuat lawan bicara menjadi lebih paham.

Salah satu penulis Indonesia yang kerap menggunakan kata-kata singkat namun cukup dalam pesannya adalah Asma Nadia. Wanita yang dikenal sebagai seorang penulis novel dan cerpen ini juga aktif dalam Forum Lingkar Pena dan Nadia Publishing House. Karya-karya Asma Nadia cukup populer di kalangan para pecinta Novel. Bahkan beberapa hasil tulisannya juga sukses diangkat dalam layar lebar, seperti Assalamualaikum Beijing dan Emak Ingin Naik haji.

Beberapa tulisan Nadia dikenal memiliki karakter tegas dan selalu tepat sasaran dalam mengungkapkan perasaan. Tak hanya soal manisnya cinta dengan pasangan, ungkapan perasaan kepada Tuhan juga kerap ia ciptakan. Penulis buku Surga yang tak dirindukan ini juga berhasil meraih beberapa penghargaan seperti Buku Remaja Terbaik dan Antologi Cerpen Terbaik.

Nah buat kamu yang penasaran dengan kata-kata Asma Nadia, simak langsung ulasan brilio.net pada Jumat (24/1) dari berbagai sumber berikut ini.

Quote Asma Nadia dalam buku Assalamualaikum, Beijing!

Loading...

Kata-kata Asma Nadia © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@filmasmanadia

1. "Tak ada pilihan selain membicarakan kehadiranmu di tiap detik yang kupunya."

2. "Aku tak ragu mengatakan, bersama denganmu walaupun sebatas embusan angin kunamai ia anugerah."

3. "Meskipun sang kala tajam menatapmu, tak surut tanganku terentang menyambutmu."

4. "Tak kutawarkan duka untukmu, walaupun berabad aku berlari dan mimpi kian terkapar diperangkap waktu."

5. "Tuhan, bidadari yang kau kirimkan sungguh mengingatkan pada satu hal. SurgaMu memang ada."

6. "Api yang menari di matamu menguapkan rindu hingga pucuk keheningan."

7. "Tak perlu kau cari surga sebab ia tersembunyi dalam hatimu."

8. "Ajarkan aku mantra pemikat cinta Ahei dan Ashima, maka akan kutaklukan penghalang segala rupa agar sampai cintaku padanya."

9. "Cinta adalah kegembiraan yang tersisa. Jika nanti suatu pagi, tak lagi senyummu menyapa seperti biasadan hanya bisa kutemukan dalam mimpi."

10. "Cinta itu menjaga, tergesa-gesa itu nafsu belaka."

11. "Semoga kerinduan tak terus berlabuh pada kesenyapan."

12. "Tak sembarang kubuka pintu bagi Arjuna si penyendiri atau buat Romeo si lemah hati."

13. "Tidak Butuh Fisik yang sempurna untuk mempunyai kisah cinta yang sempurna"

14. "Anugerah adalah kebersamaan dengamu, walaupun sesaat. Kesia-siaan adalah jalan panjang dan kau entah di mana."

15. "Selamat tinggal laut yang menyimpan amarah, selamat tinggal bumi yang melahirkan duka."

16. "Meskipun sang kala tajam menatapmu, tak surut tanganku terentang menyambutmu."

17. "Kesalahan terbesarku adalah: aku mencintaimu, tetapi tidak berfikir tentangmu."

Quote Asma Nadia dalam buku Love Sparks In Korea.

Kata-kata Asma Nadia © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@filmasmanadia

18. "Sia-sia juga cinta memberimu kebahagiaan jika kau tak cakap memaknai."

19. "Tak kulihat pesona di Pokhara sampai Tuhan menghadirkanmu."

20. "Takwa tak ada urusannya dengan tingkat pendapatan seseorang."

21. "Semangat hidup dan mimpi-mimpi tak harus pergi hanya karena orang yang kita kasihi menghadap Ilahi."

22. "Seorang perempuan tahu dia telah menemukan laki-laki yang tepat untuk melabuhkan hati saat dia merasa nyaman berada di sisinya, bahkan meski sekadar memikirkannya."

23. "Dari embusan napasnya yang menyayat mimpiku lahir dan mengembara."

24. "Mimpi mengetuk pintuku dan membawa waktu terbang jauh."

25. "Kesatuan dan kekuatan iman akan menjaga agar langgeng dan tak tertelan masa."

26. "Dongeng tentang perempuan itu mencipta hujan dan riuh samudra dalam mimpiku."

27. "Setiap perjalanan seharusnya menambah keimanan, bukan menyisakan kegalauan demi kegalauan."

28. "Cinta bisa mengilat atau memudar seiring tahun-tahun pernikahan."

29. "Sungguh sia-sia cinta memberimu sayap jika kau tak pandai terbang."

30. "Kereta api tidak pernah terbang. Ia selalu setia pada rel yang dipijak."

31. "Kamu tidak bisa mengukur kebahagiaan orang lain dengan sesuatu yang bahkan sangat membahagiakanmu."

32. "Karena kenyataan akhirnya lebih indah dari buaian mimpi."

33. "Bukan secangkir kopi apalagi ucapan seremoni tapi cinta yang membawaku terbang tinggi."

Quote Asma Nadia dalam buku Catatan Hati Ibunda.

Kata-kata Asma Nadia © 2020 brilio.net

foto: unsplash.com

34. "Jangan khawatir, Tuhan akan beri jalan keluar, asal kita kuat dan sabar."

35. "Kadang tidak mudah mempratikkan teori di lapangan. Ada saja kendalanya."

36. "Kalau kamu selalu takut ini dan itu, tidak ada kemajuan yang bisa dicapai."

37. "Membesarkan anak perempuan seperti membawa telur di tangan, harus hati-hati."

38. "Orangtua juga manusia yang tidak luput kekhilafan."

39. "Alangkah senangnya kalau mendidik anak itu niscaya deret angka. Dengan angka, kita selalu tahu harus berbuat apa. Namun, sering kali yang terjadi tidaklah sederhana."

40. "Orang punya alasan sendiri yang mendasari pilihan-pilihan dalam hidup, yang tentu tak semuanya cocok satu sama lain."