Brilio.net - Tak banyak sosok guru yang seperti figur satu ini. Meski hanya guru bahasa Inggris, tetapi gelar akademiknya mencapai doktor dan lulusan universitas terkenal di Jepang.

Dialah Dr. Tuswadi, guru Bahasa Inggris SMA N 1 Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Meski kesehariannya hanya guru di sekolah yang berada di daerah, sebagai akademisi sejati, prestasi Tuswadi di bidang riset dan publikasi terbilang menonjol.

Betapa tidak, publikasi hasil risetnya dalam kurun waktu 2012-2017 mencapai 6 buah di jurnal terakreditasi/internasional; melebihi capaian penelitian para dosen. Inovasi pembelajaran dan pendidikan yang dia hasilkan di sekolah juga tidak kalah banyak, menarik, dan menginspirasi banyak orang.

Capaian ini mengantarkan Mr. Tus, begitu ia akrab disapa, secara resmi terpilih dari 33 calon sebagai 10 anggota baru Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI).

“Saya teramat bangga dan bersyukur, meski hanya berprofesi sebagai guru SMA mampu terpilih menjadi anggota ALMI yang notabene didominasi oleh para doktor dan profesor dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset unggul di Indonesia," terangnya.

Loading...

Menurutnya, keberadaan ALMI bukan hanya ditujukan untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberi wadah bagi para ilmuwan untuk membangun sinergi dengan pemerintah, media massa, dan berbagai komunitas di Indonesia.

"Tujuannya tak lain agar ilmu pengetahuan diimplementasikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk berperan dalam proses pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan agar Indonesia semakin maju. Saya siap untuk mengemban tugas mulia ini,” imbuh Tuswadi kepada brilio.net. Saat ini Tuswadi tengah berada di Jepang untuk menjalani riset selama dua minggu.

Akademi Ilmuwan Muda Indonesia merupakan wadah bagi ilmuwan muda terkemuka Indonesia. ALMI merupakan badan otonom di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) yang didirikan untuk mendorong peran ilmuwan muda dalam memajukan ilmu pengetahuan dan budaya ilmiah unggul di Indonesia. Hingga 2017, ALMI beranggotakan 50 ilmuwan.

Kesepuluh ilmuwan anggota baru yang terpilih dijaring dari ratusan alumni berbagai rangkaian simposium ilmu pengetahuan garda depan yang diselenggarakan AIPI, yaitu Indonesian-American Kavli Frontiers of Science Simposia, Social Science and Humanity Symposia, dan Indonesian Frontiers of Social Sciences and Humanities Symposium.

Proses pemilihan berlangsung ketat, dengan memperhitungkan rekam jejak mereka di bidang keilmuannya, kualitas publikasi yang telah dihasilkan, serta berbagai prestasi lainnya. Dr. Tuswadi masuk ke dalam kelompok Sains dan Pendidikan yang bertugas membangun karakter bangsa unggul melalui ilmu pengetahuan.

Prestasi tersebut melengkapi sejumlah capaian sebelumnya yang sudah diraih.

Tahun 2015 ketika masih tugas riset di Hiroshima University, ia terpilih oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) yang didirikan oleh Profesor B.J Habibie, sebagai 40 ilmuwan muda dalam kegiatan The 2nd Indonesian Frontiers of Social Sciences and Humanities Symposium di Bogor.

Pada 2016 dia menjadi wakil Indonesia di Japan Foundation Summer Institute di Kanagawa, Jepang bersama puluhan ilmuwan dari USA, Inggris, Jepang, dan negara Asia Tenggara.

Saat ini keseharian Tuswadi diisi dengan mengajar di SMA Negeri 1 Sigaluh. Guru sederhana ini juga terus berinovasi dalam proses pembelajaran bahasa Inggris dan sering mengisi seminar-seminar baik di tingkat regional maupun nasional sebagai pembicara utama.

Kedekatannya dengan almamater, membuat dirinya secara terus menerus merekomendasikan anak-anak muda Indonesia berbakat dan berprestasi untuk studi S-2/S-3 di Hiroshima University dengan beasiswa dari pemerintah Indonesia atau Jepang.

Salah satu program unggulan teranyar Dr. Tuswadi adalah Ilmuwan Muda Go to School, yakni memanggil para pemuda/pemudi terbaik Indonesia yang akan atau sedang studi di Jepang untuk blusukan ke sekolah-sekolah guna memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta didik.

Puluhan sekolah di Banjarnegara sudah didatangi oleh para ilmuwan muda besutan Dr. Tuswadi.

Kegiatan ini menjadi ikon SMA Negeri 1 Sigaluh dengan Bilik Inspirasi, kelas motivasi seminggu sekali bagi peserta didik kelas XII dengan mendatangkan orang-orang hebat (public figure) untuk menginspirasi peserta didik.