Brilio.net - Pemanfaatan media sosial (medsos) saat ini tak hanya sekadar untuk ajang interaksi antarteman di dunia maya. Lebih dari itu, medsos juga sudah menjadi instrumen bisnis yang menjanjikan lho. Lewat medsos, semua orang bisa bertransaksi jual beli. Selain mudah, yang pasti murah.

Salah satu profesi yang "diam-diam" menghasilkan adalah buzzer, pemilik akun yang memiliki pengaruh untuk mengampanyekan sesuatu di media sosial, bisa berupa produk, event dan sebagainya.

Sebut saja Afrizal Kurniawan (23), seorang selebgram asal Yogyakarta  yang kecipratan rezeki lewat medsos. Dengan banyaknya followers yang dimiliki, sekitar 79 ribu ia mendapat banyak tawaran dari perusahaan.

“Awalnya suka bikin video di Instagram, ternyata banyak yang suka terus banyak yang follow aku. Dari situ banyak yang minta buzz terus minta dipromoin,” ujar Goizza, panggilan akrab Afrizal Kurniawan saat dihubungi brilio.net.

Loading...

Saat ini memang ia belum menerima endorsment dari brand atau perusahaan, hanya sesekali saja membantu temannya. “Biasanya lebih kepada campaign untuk promosi semacam video contest gitu,” tambahnya.

Mahasiswa lulusan STAN yang sekarang menjadi Pegawai Negeri Sipil ini memang senang mengunggah video lewat akun Instagramnya (@goizza). “Ini sebagai hobi aja sih. Jadi bisa muasin batin juga,” kata cowok yang mulai menekuni dunia buzzer sejak akhir 2014.

Sejak dirinya tergabung dalam manajemen Indovidgram, satu per satu permintaan dari klien untuk dipromosikan produknya mulai berdatangan. Hingga dia pun dapat menambah penghasilan.

“Dari manajemen, penghasilan tidak boleh disebutkan kisarannya, tapi dalam sebulan kalau rajin bisa sampai 2 kali lipat gaji aku sebagai PNS,” ungkapnya.

Goizza juga mengatakan perusahaan yang ingin menggunakan jasanya, sudah ditentukan tarifnya oleh pihak manajemen. “Tiap orang harganya beda, dilihat dari banyaknya followers juga,” ucapnya.

Dalam setiap unggahannya di Instagram, Goizza lebih ke arah komedi yang bercerita tentang kehidupan sehari-hari, kelucuan yang terjadi setiap hari. “Sekarang sih aku lagi garap parodi lagu Korea. Mau jadi spesialis cover parodi musik Korea di Indonesia,” tutupnya.