Brilio.net - Banyak cara dilakukan seseorang untuk bisa sehat. Salah satunya adalah bersepeda rutin tiap hari. Namun, bagaimana jika seseorang bersepeda dengan jarak cukup jauh, yakni dari Jogja ke Bali.

Ya, bersepeda dengan jarak sangat jauh yakni sekitar 694 km pernah dilakukan oleh Agnesta Leslie, seorang mahasiswi Jogja, pada tahun 2014 silam. Ia tak sekadar ingin bersepeda saja, melainkan juga ingin mengampanyekan gaya hidup sehat. Kini, ia berangan-angan untuk segera mengulangi lagi.

Saat ditemui brilio.net, cewek kelahiran Bengkayang, Kalimantan Barat ini terlihat begitu enerjik. Kisah solo traveling-nya pun diceritakan dengan penuh semangat dan disertai banyak candaan.

Leslie mengaku mulai tertarik untuk melakukan perjalanan dengan hanya menggunakan sepeda Jogja - Bali ketika mendengar kisah Pak Bambang, seorang penderita polio yang mampu bersepeda berkeliling Indonesia. "Dia aja bisa gitu lho, kenapa aku gk bisa?" lanjutnya memulai kisahnya.

v © 2017 brilio.net-foto: dok. pribadi

Loading...

Solo traveling ini dimulai tanggal 17 Juli 2014 dari Jogja dan tiba di Bali 10 hari kemudian. "Berangkatnya waktu itu setelah ibadah pagi. Jam 6-an lah". Menurutnya ide ini sangat dinantinya hingga malam sebelum keberangkatan tidurnya tidak terlalu nyenyak. "I was too excited".

Leslie mengakui persiapannya waktu itu belum benar-benar matang. Menurut dia beberapa hal penting seperti lupa membawa ban serep dan cara memasang ban belum dipelajarinya. Beruntung, sampai kembalinya ke Jogja tidak ada masalah berarti yang menunda trip-nya.

Ketika ditanya tentang pengalaman unik, Leslie menuturkan beberapa kisah lucu, mistis sampai yang mengkhawatirkan, mulai dari dikejar monyet karena dikira membawa pisang, melihat hal ghaib ketika beristirahat dan bertemu pria mesum.

Selama perjalanan, Leslie punya peraturan juga lho. Misalnya, batas waktu perjalanan adalah jam 11 malam. "Jadi jam 4 aku berhenti dulu nanya sama orang, di depan sana kota atau hutan? Kalau jawabannya kota ia memutuskan untuk lanjut bersepada, tapi kalau hutan ia mulai mencari penginapan," katanya. Menurutnya ketika tiba di Alas Baluran, Banyuwangi, ban sepedanya bengkok. 

v © 2017 brilio.net-foto: Leslie saat bertemu teman-temannya/dok.pribadi

Leslie adalah seorang vegetarian. Banyak temannya yang awalnya menyangsingkan keputusannya melakukan trip jauh. "Padahal bobotku naik 2 kilo lho. Aku juga pengen nunjukkin kalau jadi vegetarian itu kuat. Nggak lemah," tuturnya.

Sesampainya di Bali, Leslie mengadakan ziarah ke tempat-tempat suci sekaligus merayakan ulang tahunnya bersama sahabat-sahabatnya di Pantai Kuta.

s © 2017 brilio.net-Foto: Saat sampai di Bali/dok. pribadi

Menurutnya, selain untuk mempromosikan hidup sehat, solo traveling ini juga menjadi salah satu kesempatan untuk memilih panggilan hidupnya. Sebelumnya, Leslie pernah tertarik untuk menjadi seorang biarawati. Perjalanan panjang ini menyediakan waktu baginya untuk mengunjungi kongregasi dan tarekat biarawati untuk mencari pencerahan. Hasilnya, ia menjadi yakin untuk hidup sebagai orang awam.

Sekarang, gadis pecinta drama Korea ini sedang mempersiapkan perjalanan berikutnya. Kali ini bukan lagi Jogja - Bali, tetapi lintas negara. Kita doakan kesuksesan tripnya ya!