×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Kisah perjuangan kakek renta jual pisang & sapu ini bikin trenyuh

View Image

0

BRILIO » Sosok

Kisah perjuangan kakek renta jual pisang & sapu ini bikin trenyuh

Terus berjuang Abah, semoga selalu diberi sehat dan ketegaran serta jadi tauladan para generasi muda.

03 / 03 / 2016

Brilio.net - Tak terhitung banyaknya, orang lanjut usia (lansia) yang seharusnya menikmati masa tuanya bersama keluarga masih berkutat di jalanan demi mendulang rupiah. Harus diakui, etos kerja kebanyakan lansia memang luar biasa. Tapi apapun alasannya, kisah perjuangan mereka mencari nafkah untuk keluarganya sering membuat trenyuh.

Contoh nyata perjuangan kaum lansia yang bikin trenyuh diunggah Kennedi TR lewat akun Facebook pribadinya Kenzo Di Ambrosini. Warga Sukabumi itu secara tidak sengaja bertemu dengan lansia yang masih keliling kampung berjalan kaki menjajakan pisang di pinggir jalan Desa Karang Tengah, Cibadak, Sukabumi. Dia lalu membeli beberapa sisir pisang yang dijual kakek renta bernama Abah Sardi ini.

"Alhamdulillah habis dagangannya ya Bah, Sehat terus Abah. Tuhan, sudah sepuh si Abah," begitu tulis Kennedi menyertai enam foto yang diunggahnya.

Netizen kemudian mengomentari kiriman tersebut dan mendoakan kakek pekerja keras itu. Mereka juga memuji Abah yang lebih memilih berjualan daripada meminta-minta.

"Semoga sehat abah dan Allah selalu melindungi abah amiinn," komentar Cabie Joe.

Loading...

"Abah yang masih mau usaha ini lebih mulia daripada yang hanya minta-minta. BTW abah ini juga jihad," tambah akun Syam Irawan.

Kisah perjuangan kakek renta jual pisang & sapu ini bikin trenyuh

Kisah perjuangan kakek renta jual pisang & sapu ini bikin trenyuh

Beberapa netizen bahkan menindaklanjuti postingan tersebut dengan mengunjungi rumah Abah di Desa Cipetir, Sukabumi. Hal itu diketahui dari kesaksian  Asep Iwan Firmansyah di akun Facebooknya

Dari situ diketahui, Abah Sardi berjualan pisang dan sapu lidi untuk menyambung hidupnya dan tinggal menumpang pada rumah pasangan suami istri Parman dan Iyah. Keduanya ikhlas menampung kakek itu meski terbilang keluarga kurang mampu.

"Dalam satu hari abah paling bayak bawa sapu sekitar 10 sampai 15 ikat sapu berarti penghasilan abah sardi dalam satu hari Rp 15 ribu itu pun kalau habis semua terjual. Kadang-kadang dalam satu hari cuman bisa terjual 5 ikat sapu. Kesehatan abah sudah mulai menurun terbukti tadi siang abah lagi berjualan tiba-tiba ada yang dirasakan yaitu sakit pada lambung serta pendengarannya pun sudah tidak normal," tulis Asep seperti dilansir brilio.net, Rabu (2/3).

Terus berjuang Abah, semoga selalu diberi sehat dan ketegaran serta jadi tauladan para generasi muda.







Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    50%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    50%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more