Brilio.net - Saat memasuki bulan Ramadan ketika azan magrib telah berkumandang, tandanya semua umat muslim yang menjalankan ibadah berpuasa harus segera bergegas berbuka puasa. Ya, setelah menahan diri tak makan dan minum dari terbitnya fajar hingga terbenam matahari, azan magrib memang selalu dinantikan kehadirannya.

Namun meski demikian, momen berbuka puasa tak selalu dilewati dengan menyantap makanan lezat di rumah ataupun restoran, terlebih jika tengah berada di posisi bepergiaan. Kadangkala menu yang disantap ala kadarnya saja. Hal inilah yang sempat dirasakan oleh Muhammad Nasir Kadir.

Belum lama ini melalui akun Facebook pribadinya, pemilik akun Nasx Seth itu menceritakan pengalamannya terpaksa berbuka puasa di atas kapal. Kala itu kapal feri yang ditumpanginya dengan tujuan Langkawi ke Alor Setar, Kedah mengalami masalah teknis di tengah laut.

Dikutip dari Mstar.com, Senin (13/5), Nasir mengaku tidak memiliki makanan untuk berbuka dan modal air biasa saja. Tak disangka, ada seorang wanita yang tiba-tiba yang membagikan cokelat kepada kepadanya dan keluarganya untuk berbuka puasa.

bagi cokelat di kapal © 2019 brilio.net

Loading...

foto: Facebook/nasx.seth

"Tiba-tiba feri rusak dan harus putar balik. Kami tak ada makanan untuk berbuka. Jadi, berbuka dengan air aja. Tiba-tiba ada bibi Cina yang membagikan cokelat untuk berbuka," ujar Nasir.

Tak berselang lama kemudian, bibi itu membuka semua cokelat yang dimilikinya dan langsung ia bagikan kepada orang-orang yang berpuasa dalam kapal. Menurutnya, kalau berbuka puasa hanya dengan minum air saja tak akan mungkin kenyang.

"Bibi mengatakan kalau minum saja nggak cukup pasti lapar. Awalnya dia buka satu pack cokelat untuk diberikan pada kami dan penumpang lainnya. Tapi setelah itu dia berikan pada penumpang lain di bagian belakang," tambahnya.

bagi cokelat di kapal © 2019 brilio.net

foto: Facebook/nasx.seth

"Dia terus cepat-cepat kembali ke tempat duduk dan keluarkan semua pack cokelat dari dalam plastik. Setelah itu ia berjalan ke setiap barisan tempat duduk dan membagikannya sampai habis cokelat yang dibelinya," tutur Nasir.

Pria 30 tahun ini menturkan sebelum kapal mogok, ia berfikir akan tiba di terminal pukul 06.30 waktu setempat dan dapat berbuka puasa di rumah. Tetapi tepat pukul 06.00, kru kapal mengatakan kapal mengalami kerusakan. Sehingga ia dan keluarganya tidak mempunyai persediaan makanan.

Sebenarnya, petugas kapal ada yang menjual minuman saat itu, namun jumlahnya sangat terbatas, mengingat banyaknya penumpang di sana. Ia kemudian hanya membeli dua untuk ibu, istri dan anaknya.

bagi cokelat di kapal © 2019 brilio.net

foto: Facebook/nasx.seth

Menariknya, beberapa waktu setelahnya banyak pula orang-orang lainnya yang melakukan tindakan yang sama. Di antaranya membagikan minuman dan makanan kepada umat muslim yang berbuka puasa. Nasir mengaku sangat terharu dengan pengalaman yang dilewatinya.

"Saya sangat terharu dengan kemuliaan hati bibi dan penumpang-penumpang non muslim. Satu pengalaman yang indah," tutupnya.

Kisah pengalaman Nasir di Facebook kemudian ramai jadi perbincangan publik. Setidaknya kisahnya telah dibagikan sebanyak 5 ribu kali. Bukan sebatas itu, banyak warganet yang merasa salut dengan apa yang dilakukan bibi ini Tionghoa ini.

"Syukur alhamdulilah rejeki tu," tulis akun Ujang Max.

"Di bulan ramadhan ni lega dengar cita cita bes cam ni," ujar Andy Van Marco.

"Manusia yg berhati mulia! Cuba renung2kan adakah kita begitu...," sambung Halim Ruslan.