Brilio.net - Lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi sorotan dunia. Pasalnya, kini makin banyak masyarakat yang terpapar virus corona sehingga pemerintah kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di sejumlah daerah di Indonesia.

Rupanya salah satu dokter asal Amerika Serikat, Dr Faheem Younus, MD juga memantau kasus Covid-19 di Indonesia. Belakangan ini, nama Faheem Younus menjadi sorotan di Twitter. Pasalnya ia kerap menuliskan cuitan mengenai kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Salah satu hal yang menarik dari cuitannya adalah ia membuat twit dalam Bahasa Indonesia agar netizen bisa menangkap informasi yang ia sampaikan dengan tepat. Salah satu cuitannya ialah membahas tips bagi warga Indonesia dalam menghadapi pandemi yang sudah berlangsung sejak 2020 lalu itu.

Sempat menjadi perbincangan di dunia maya, lantas siapa sih sosok Dr Faheem Younus? Berikut ulasannya seperti dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Selasa (6/7).

1. Dokter berprestasi.

Fakta Faheem Younus © 2021 brilio.net

foto: Twitter/@faheemyounus

Faheem Younus sempat menyabet penghargaan dan eksekutif dokter bersertifikat (CPE) yang memimpin program kualitas dan keamanan pasien di Universitas Maryland Upper Chesapeake Health, Amerika Serikat.

Bersama teman-temannya, ia juga sempat meraih penghargaan “Top Doc" yang diberikan setiap tahun oleh Majalah Baltimore. Dia juga menerima "Penghargaan Layanan Kepresidenan" dari pemerintahan Obama pada 2008 untuk layanan kemanusiaannya.

Dia telah memelopori beberapa program seperti daftar periksa untuk penempatan lini sentral, pengawasan antimikroba, kesehatan jarak jauh, dan membuat langkah signifikan dalam meningkatkan metrik kualitas bayar-untuk-kinerja (pay-for-performance).

2. Menduduki beberapa jabatan.

Faheem merupakan seorang pakar penyakit menular dari University of Maryland Upper Chesapeake Health, Amerika Serikat. Faheem juga pakar manajemen perubahan yang disegani karena kemampuannya mengubah dan menyelaraskan tim multidisiplin untuk mencapai tujuan bersama.

Di University of Maryland Upper Chesapeake Health, ia menduduki beberapa posisi, yakni Vice President, Chief Quality Officer, Chief Division of Infection Disease, dan Clinical Associate Professor.

3. Aktif berorganisasi.

Saat ini, Faheem juga tergabung dalam Organisasi Penyakit Menular Amerika dan aktif menulis editorial opini yang berkaitan dengan bidang penyakit menular di sejumlah media internasional seperti Washington Post dan The Huffington Post.

4. Cuitan viral.

Fakta Faheem Younus berbagai sumber

foto: Twitter/@faheemyounus

Ia pun memanfaatkan Twitter pribadinya untuk berbagi tips tentang pandemi. Baru-baru ini, Faheem membagikan potret saat petugas ber-APD menyemprotkan cairan desinfektan di ruang terbuka yang menunjukkan lingkungan masyarakat Indonesia. Menurutnya hal itu tidak efektif.

"Benar-benar buang-buang waktu, uang, dan energi. Desinfeksi permukaan TIDAK diperlukan di jalan dan ruang terbuka. Rumah sakit dan kamar dengan pasien COVID adalah cerita lain," tulisnya.

Selain itu, ia juga memberi tanggapan mengenai susu beruang, yang diborong oleh masyarakat Indonesia karena dianggap bisa mencegah dan membantu memulihkan pasien Covid-19.

"My Indonesian Friends. Susu ini, atau vitamin atau ivermectin tidak memiliki peran dalam pengobatan COVID," tegasnya.

Menariknya, semakin hari, Faheem kerap mencuit nasihat penanganan Covid-19 dalam bahasa Indonesia. Tak pelak kolom komentar unggahannya di Twitter menjadi sorotan, termasuk dari warga Indonesia. Bahkan ada yang sengaja bertanya, siapa yang membantu Faheem menerjemahkan kalimat-kalimat imbauannya ke dalam bahasa Indonesia. Tak jarang pula warganet Indonesia mengucapkan terima kasih atas pencerahan penanganan Covid-19 di Indonesia.

(brl/tin)

(brl/tin)