Brilio.net - Baru-baru ini seorang gadis kecil asal Filipina bernama Mia Golosino menghebohkan dunia ilmu pengetahuan. Di usianya yang baru 11 tahun, ia memiliki IQ lebih tinggi dari Albert Einstein dan juga Stephen Hawking.

Nah, selain Mia Golosino, rupanya ada dua bocah lainnya yang sama-sama memiliki tingkat kecerdasan tinggi. Siapa saja mereka?

Dikutip brilio.net dari berbagai sumber, Senin (15/5), ini dia tiga bocah genius yang memiliki kecelakaan IQ dibanding Albert Einstein.

1. Lydia Sebastian.

bocah genius © 2017 istimewa

Loading...

Di usianya yang baru menginjak 12 tahun, gadis cilik bernama Lydia Sebastian memperoleh skor IQ 162. Skor ini lebih tinggi daripada yang didapatkan Albert Einstein, yakni 160.

Tes IQ yang diikuti gadis asal India ini merupakan tes yang terdiri dari 150 pertanyaan di mana skor sempurna untuk anak di bawah usia 18 tahun adalah 162. Dan Lydia berhasil mendapatkan skor tersebut.

Putri pasangan Arun Sebastian dan Erika Kottiath ini sejak kecil telah menunjukkan kecerdasannya di mana dia bisa berbicara saat masih berumur 6 bulan. Tak hanya itu saja, dia juga telah mahir bermain biola sejak usia 4 tahun.

2. Kian Hammer.

bocah genius © 2017 istimewa

Kian Hammer memiliki skor 162 di tes Cattell II B, berada dua poin di atas dua orang jenius dalam bidang sains, Albert Einstein dan Stephen Hawking.

Bocah asal Coventry, West Midlands, Inggris ini melakukan tes bersama teman-teman sekelasnya di sekolah Woodlands Academy, pada bulan Februari 2016 lalu.

Berkat hasil tes yang luar biasa, Hammer menjadi salah satu anggota termuda dari Mensa. Mensa adalah sebuah organisasi non-profit yang berada di seluruh dunia, beranggotakan para jenius dengan IQ di atas superior.

3. Mia Golosino.

bocah genius © 2017 istimewa

Mia Golosino yang berusia 11 tahun sehari-harinya adalah seorang perenang dan penari. Ia memiliki mimpi bisa melanjutkan pendidikan di sekolah bahasa Aylesbury High Grammar di Inggris.

Untuk itu, Golosino sempat mengikuti tes 11 plus, standar tes ujian untuk masuk sekolah bahasa impiannya.

Namun, pada tes itu Golosino gagal. Orangtua Golosino pun tak mau menyerah mendukung minat anaknya itu. Akhirnya, mereka menginstruksikan agar Golosino mengikuti tes IQ Mensa Inggris dengan harapan agar pihak sekolah tersebut mau mempertimbangkannya.

Ketika hasil tes diumumkan, orangtua mereka terkejut bahagia karena hasil tes menunjukkan jika IQ Golosino mencapai 162.