Brilio.net - Pada tanggal 1 Mei lalu masyarakat dihebohkan dengan diretasnya website Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang berubah menjadi hitam dengan pesan bertuliskan 'Zuhahaha.. you're drunk? Fix ur sec first b4 talking about game'. Diduga peretasan ini berhubungan dengan laporan KPAI tentang pemblokiran 15 game yang dianggap berbahaya. Hal itu lantaran KPAI tidak paham soal rating umur dalam game.

Tanpa perlu waktu lama, KPAI mengaku sudah mengantongi pelakunya. Menurut Erlinda, Kepala Divisi Sosial KPAI, peretasnya diduga masih anak-anak dengan nama akun Maniak k4sur.

Duh, website KPAI diretas 2 kali. ada apa ya ? © 2016 brilio.net

foto: nigame.co.id

Loading...

Namun, siapa sangka pernyataan itu memantik peretasan untuk kedua kalinya, yakni pada 3 Mei 2016 dini hari tadi. Kali ini peretas tersebut hanya menampilkan gambar anime dan tulisan 'Pwnz By Shu feat i3r_cod3' dengan pesan '#SalahTangkap #SalamExploison well played KPAI, udh gak tau sistem rating, gak tau pula forensik, wong udh jelas2 ada codename "SKEPTIX" kok merembet ke Maniak K4sur' pada laman data.kpai.go.id

Duh, website KPAI diretas 2 kali. ada apa ya ? © 2016 brilio.net

foto: inigame.id

Peristiwa itu juga membuat para netizen berkomentar. Mereka ikut menyindir kebijakan KPAI tersebut.

"Jangan macem-macem ama gamers pro makanya wkwkwk, biar cepet sadar kpai," tulis akun pange22 dalam forum kaskus.

"Makanya jangan ganggu kesenangan anak-anak remaja sekarang, ada aja acaranya mau blokir game, mending mereka seneng-seneng main game kan daripada pesta miras dan narkotika. think positive jangan negativenya aja," timpal akun @fericox.