Brilio.net - Mimpi basah pada umumnya terjadi pada pria, di mana dalam mimpi tersebut mereka bermimpi melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis. Menurut beberapa artikel kesehatan, ejakulasi saat mimpi basah bisa terjadi tanpa rangsangan tertentu. Mimpi basah biasanya terjadi bersamaan dengan ereksi di pagi hari.

Setidaknya 70 persen pria berusia 21-25 tahun yang belum menikah mengalami mimpi basah. Umumnya, pria berusia remaja hingga 30 tahunan lebih sering mengalaminya. Lalu bagaimana jika mimpi basah terjadi di bulan Ramadhan? Mungkin jika terjadi pada malam hari, kamu bisa mandi besar saat sahur, namun bagaimana jika mimpi basah terjadi setelah sahur atau saat siang hari?

Banyak kaum pria masih mempertanyakan hal ini, apakah puasa mereka akan batal jika mimpi basah. Dilansir brilio.net dari liputan6.com, Ustaz Subki al Bughury mencoba memberikan jawaban untuk pertanyaan yang memang sangat lumrah terjadi.

Menurut Ustaz Subki, mengeluarkan air mani secara sengaja saat tengah berpuasa hukumnya adalah batal. Lain halnya jika seseorang yang tengah tertidur, pria atau wanita, saat bangun ternyata pada pakaiannya terdapat cairan yang diketahui sebagai sperma. Bagi mereka yang mengalami mimpi basah seperti itu tidak batal puasanya.

Hal ini lantaran bagi yang tengah bermimpi, keluarnya sperma bukan lantaran keinginan yang bersangkutan, melainkan kehendak Allah. Dia diperkenankan melanjutkan puasanya dengan cara mandi untuk kemudian menjalankan semua kewajiban yang harus dilakukan seseorang yang berpuasa.

Loading...

Sementara itu dilansir brilio.net dari NU Online, seorang ulama besar Universitas Al Azhar Kairo Mesir, Syekh Ali Jum'ah, mimpi basah pada siang hari tidak membatalkan puasa.

"Puasanya bisa diteruskan sampai maghrib dan tidak berkewajiban membayar utang puasa," kata dia di dalam bukunya, 'Syekh Ali Jum'ah Menjawab 99 Soal Keislaman'.

Menurut Syekh Ali Jum'ah, dalam kitab Al-Hawi Al-Kabir juga menjelaskan bahwa seorang ulama mazhab Syafi'i Al-Mawardi juga menegaskan bahwa sejak zaman dulu lebih banyak ulama sepakat mimpi basah tak membatalkan puasa, karena dianggap tidak sengaja, sedang tidur dan tanpa kesadaran utuh.

Nah, tapi apa sih, yang menyebabkan seseorang mengalami mimpi basah?

Mimpi basah bisa terjadi pada setiap pria, bahkan beberapa sumber mengatakan bahwa wanita juga bisa mengalami hal serupa, namun paling umum terjadi pada pria.

Pria biasanya mengalami mimpi basah saat mereka sudah menikah atau masih memiliki kekasih. Pria yang belum menikah atau melajang dengan usia 15-40 tahun biasanya mengalami mimpi basah 1 kali setiap 4-5 minggu sekali. Sementara mereka yang sudah menikah mengalami ejakulasi 1-2 bulan sekali.

Penyebab dari mimpi basah adalah minimnya aktivitas seksual. Menurut beberapa sumber, pria yang kerap melakukan hubungan seksual bersama pasangannya sangat jarang mengalami mimpi basah. Tak hanya itu saja, pria yang kerap melakukan masturbasi juga sangat jarang mengalami mimpi basah.