Brilio.net - Toni Sis Haryanto, sahabat semasa kuliah mendiang Dodi Triono mengaku tak menyangka ajal menjemput karibnya itu dengan cara begitu sadis. Toni melihat saat terakhir bertemu Dodi, matanya terlihat kosong.
"Dodi mukanya kosong, dari situ kelihatan. Nggak bisa ngelihat ke saya. Matanya lemah nggak biasanya. Itu saya lihat," kata Toni saat bertemu Dodi di FX Plaza beberapa waktu lalu.
Toni mengenal Dodi sejak kuliah di Universitas Indonesia. Toni dan Dodi masuk jurusan arsitek angkatan 76. Semasa hidupnya, Dodi dikenal sebagai pribadi yang baik dan pekerja keras.
"Dia doyan kerja dan sangat pintar, dia juga sangat bijaksana," tambahnya.
Almarhum Dodi di kebumikan pukul 11.00 WIB di TPU Tanah Kusir Blok Khusus. Nampak puluhan kerabat mengantarkan Dodi Trianto dan kedua anaknya ke peristirahatan terakhirnya.
Diketahui, enam orang tewas dalam kondisi disekap di toilet rumah kawasan Jalan Pulomas Utara Nomor 7A RT12/16 Kayuputih Pulogadung Jakarta Timur. Keenam korban itu yakni Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amel, Yanto dan Tasrok (40). Sementara korban yang masih hidup yakni Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23) dan Windy (23).
Recommended By Editor
- Medicare berbagi kado manis untuk sosok Ibu, pejuang keluarga yang lembut dan kuat
- 5 Kasus pembunuhan sadis ini paling menyita perhatian di Indonesia
- Seperti ibu tangguh namun lembut, Medicare tawarkan sabun perlindungan keluarga 48 jam tanpa iritasi
- 10 Kasus penembakan yang terjadi di AS dua tahun terakhir, ngeri!
- 15 Kota indah dengan kasus pembunuhan tertinggi, duh ngeri!
- 5 Kasus tragis yang pernah terjadi di lingkungan kampus, duh miris!






























