Brilio.net - Proses pemulangan sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang diobservasi di Natuna dilaksanakan hari ini, Sabtu (15/2). Turut menjemput WNI, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang didampingi Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Indonesia, Paranietharan.

Terawan dan Paranietharan terbang menggunakan pesawat Boeing 737 bersama sekitar 100 orang WNI yang diobservasi di Natuna. Seluruh WNI yang diobservasi di Natuna dibawa ke Jakarta menggunakan tiga pesawat terbang.

"Ini semua disaksikan WHO. Beliau melihat langsung betapa kita sangat terbuka dalam menyampaikan informasi. Tidak ada yang disembunyikan," ujar Terawan seperti dilansir Antara.

Sementara itu, Paranietharan memuji penanganan Indonesia terhadap COVID-19.

"Pemerintah Indonesia sangat baik dalam menangani warganya yang dievakuasi dari China karena virus COVID-19," kata Paranietharan di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Sabtu (15/2).

Loading...

Menurut Paranietharan, penanganan pemerintah Indonesia kepada WNI yang diobservasi di Natuna sudah sesuai rekomendasi dan protokol dari WHO.

"Mereka telah melalui prosedur yang baik dan dilaksanakan dengan baik. Mereka semua dalam keadaan sehat. Selamat kepada Pemerintah Indonesia dan Kementerian Kesehatan," tambahnya.

Lebih lanjut Terawan Agus Putranto mengatakan, WNI dari Wuhan, China yang diobservasi di Natuna mendapatkan sertifikat kesehatan yang merupakan hasil pemeriksaan dan pemantauan selama observasi.

"Semua dalam kondisi sehat, semua berbahagia. Sangat mengharukan karena mereka semua merasa bahagia mau bertemu keluarga dalam keadaan sehat," terang Terawan.

Sebagai informasi, Wakil Asisten Operasi Panglima TNI Marsekal Pertama Jorry S Koloay mengatakan bahwa pesawat pertama yang membawa 100 orang mendarat pukul 15.20 WIB, pesawat kedua yang membawa 90 orang mendarat pukul 15.55 WIB dan pesawat ketiga membawa 95 orang mendarat pukul 16.00 WIB.

"Masih ada unsur pendukung yang berada di Natuna. Mereka akan dipulangkan besok," lanjut Jorry.