Brilio.net - Penyambutan Gubernur Baru DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno disambut ramai oleh warga Jakarta. Meski pelantikan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB di Istana Negara, namun sejak pukul 14.00 WIB warga Jakarta sudah mulai berkumpul di Balaikota Jakarta.

Acara yang bertemakan pesta rakyat ini menyuguhkan berbagai hiburan menarik. Salah satunya adalah Paguyuban Pecinta Reog Ponorogo yang berdomisili di DKI Jakarta ikut meramaikan acara ini.

"Komponen Reog Ponorogo diminta untuk meramaikan acara ini. Ada 11 dadak merak, lima penari jatil, lima warok, pengrawit komplit, penari bujang ganong ada dua," kata salah satu Pelestari Reog Ponorogo yang tidak ingin disebutkan namanya di Jakarta, Senin (16/10).

Selain kesenian, di halaman Balaikota pun terdapat sekitar 30 booth makanan yang menyajikan berbagai macam menu, di antaranya bakso, dim sum, nasi kuning, nasi kapau, nasi uduk, serta mie ayam. Warga dapat menikmati seluruh makanan tersebut tanpa harus mengeluarkan uang sepeser pun alias gratis.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Dari pantauan brilio.net, warga terlihat antusias menikmati sajian dan hiburan dalam menyambut Gubernur DKI Jakarta yang baru. Bahkan tak sedikit dari mereka yang mengabadikan momen untuk berfoto.

"Saya warga Mampang sengaja datang ke Sini (Balaikota) mau lihat Gubernur yang baru. Harapan saya dengan Gubernur yang baru bisa lebih bagus dari kemarin" kata pria bernama Abdul Ghani itu.

Komunitas down syndrome

Dalam acara Pesta Rakyat ini, selain makanan gratis yang disedikan. Di panggung dengan ukuran yang tidak terlalu besar itu, warga yang hadir dihibur oleh acara musik. Uniknya, salah satu yang tampil di sini adalah Komunitas Down Syndrome dari Yayasan Sindroma Down Indonesia (YSDI.

"Kami dari disabilitas Down Syndrome. Kami berkesempatan tampil di acara syukuran Anies-Sandi. Ini sebagai bentuk kepedulian mereka Anies-Sandi kepada komunitas disabilitas. Catatan sejarah, belum pernah disabilitas ditampilkan di acara seperti ini," kata Ketua Umum YSDI Aryanti R. Yacub.

Nantinya komunitas yang berusia di atas 25 tahun ini akan menampilkan kepiawaiannya bermain angklung dengan membawakan lagu We Are The Champion. Untuk persiapannya, Aryanti sebut tak terlalu lama karena komunitasnya ini sudah sering tampil di depan umum.

"Hanya dua bulan, tidak terlalu lama," tutupnya.

(brl/fen)