Brilio.net - Sebagai suami, Teddy Syach selalu ingin menuruti permintaan mendiang Rina Gunawan. Rina memiliki sejumlah keinginan. Sayangnya sebelum keinginan tersebut terpenuhi, Rina Gunawan lebih dulu dipanggil oleh Sang Khalik pada Selasa (2/3) pukul 18.45 WIB.

Meski begitu, Teddy Syach tetap berusaha mewujudkan keinginan mendiang istrinya tersebut. Dilansir Brilio.net dari liputan6.com pada Jumat (12/3), semasa hidup, Rina ingin membuat mukena berwarna hitam.

bingkisan pengajian rina gunawan © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@rinagunawan74-

"Sempet Rina, 'Kalau mau bikinin aku mukena, aku mau yang hitam," tutur Teddy Syach, seperti dikutip dari tayangan Hot Shot di kanal YouTube Indosiar.

Loading...

Kini, Teddy pun mewujudkan keinginan Rina Gunawan. Teddy Syach pun membuatkan mukena hitam untuk mendiang istri tercinta.

"Pengin menjalankan nazarnya itu. Saya mau bikinin semua mukena hitam," ungkap Teddy.

Ternyata, Teddy membuatkan mukena hitam tersebut sebagai bingkisan pengajian untuk Rina Gunawan. Dalam menyiapkan acara pengajian tersebut, Teddy dibantu oleh keluarga dan kerabat dekat.

bingkisan pengajian rina gunawan © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@gysf31-

"Rekan, keluarga, dan kerabat sedang menyiapkan acara, menyiapkan buku Yasin. Ada misalnya seserahan goody bag," jelasnya.

Lebih lanjut, Teddy Syach pun menceritakan kondisi keluarganya, terutama anak-anak setelah ditinggal oleh sang ibu, Rina Gunawan untuk selamanya, pada 2 Maret lalu.

"Alhamdulillah anak-anak saya diberi kekuatan," kata Teddy.

Masih merasakan duka mendalam karena kepergian Rina Gunawan, Teddy Syach mengaku hingga saat ini dirinya belum pulang untuk tidur di rumahnya yang berada di Sentul. Rumah tersebut adalah rumah yang ia tinggali bersama Rina selama membina rumah tangga.

"Saya belum kembali ke rumah kami. Artinya (rumah) yang bener-bener selama 20 tahun kami membina rumah tangga, ada di Sentul. Saya belum tidur di sana," jelas Teddy.

Teddy memilih menginap di Jakarta untuk sementara waktu agar bisa lebih dekat dengan lokasi makam Rina. Ia hanya sempat kembali ke rumahnya di Sentul untuk mengambil sejumlah barang.

"Ketika saya pulang sebentar untuk mengambil beberapa barang itu ya, saya cuma merasa suasananya cukup berduka. Sehingga sore sebelum maghrib saya sudah bergerak kembali ke Jakarta," pungkasnya.-