Brilio.net - Hubungan kedekatan Indah Permatasari dan Arie Kriting jadi sorotan. Terlebih keduanya kerap mengunggah momen berdua ke akun Instagram masing-masing. Namun rupanya, hubungan kedua sejoli ini terhalang restu ibunda Indah Permatasari, Nursyah.

Diketahui hubungan Indah Permatasari dan ibunya sedang tidak harmonis. Hal itu disampaikan langsung oleh Nursyah. Menurut penuturan Nursyah, Indah berperilaku kasar terhadap dirinya semenjak menjalin asmara dengan komika Arie Kriting.

Sejak berpacaran dengan Arie Kriting, Indah kerap berbohong kepada orangtuanya, bahkan sampai pulang pagi. Padahal sebelumnya Indah merupakan anak yang baik dan penurut.

"Satu tahun tidak bicara (ke khalayak) karena tahu menurut saya Indah ini diperalat. Kewajiban saya sebagai orangtua ya meluruskan anak. Selama 20 tahun anak ini tidak pernah berpacaran, boleh lah punya pacar. Tapi sekarang berubah drastis sekali. Setahunan ini kalau saya nasihatin saya dibenci," kata Nursyah yang dilansir brilio.net dari kapanlagi, Rabu (30/10).

Menurut penuturan ibunda Indah, puncak permasalahan terjadi ketika Indah Permatasari ingin pergi ke Irian Jaya bersama Arie Kriting untuk berlibur. Nursyah kesal lantaran Arie mengajak anaknya tanpa izin.

Loading...

"Tanggal 16 Agustus 2018 dia beli tiket pesawat dari jauh-jauh hari tapi tidak kasih tahu saya. Ternyata mau ke Irian untuk liburan dan jalan-jalan. Lalu saya telepon si Kriting, kalau mau bawa (Indah) harus izin sama kita, kita kan orangtua bukan binatang," cerita Nursyah.

Merasa cemas dan khawatir dengan anaknya, Nursyah mendatangi kontrakan Arie Kriting. Namun setibanya di sana ternyata Arie maupun Indah tidak ada di tempat. Ia pun berpesan kepada pemilik kontrakan, meminta komika tersebut mengembalikan Indah.

"Saya pulang jam dua lewat, tapi saya tidur di mesjid, saya nggak berani ke rumah. Saya minta Allah bukakan pintu hati Indah supaya jangan marah sama saya. Saya tahajud. Jam delapan pagi baru kembali ke rumah. Saya tawakal, saya bilang: 'Ya Allah kalau Indah marahi saya, saya terima, yang penting saya sudah selamatkan anakku'," doa Nursyah.

Begitu sampai ke rumah, Nursyah mendapati Indah pergi dari rumah tanpa pamit. Menggunakan motor Nursyah langsung menyusul sang anak menuju halte Transjakarta terdekat.

"Saya pikir Indah udah lari ke busway, ternyata saya duluan sampai dan dia tidak ada di sana. Saya turun setelah diusir sama orang busway, dengan izin Allah, saya lihat Indah turun gojek. Saya peluk dia, dia banting badan saya di pinggir jalan. Indah pulang, saya bilang. Dia bilang 'Apa sih mau Mami? Mami saya muak sama kamu', dia bilang itu sama saya," urai Nursyah.

Sang ibu menambahkan, "dia tidak mau dipeluk saya. Kayak jijik sama saya. Saya mohon supaya dia pulang. Akhirnya karena saya mohon di pinggir jalan, dia naik motor saya, dia bilang 'Naik!'. Akhirnya dia bawa motor kayak kesetanan. Saya di belakang dzikir terus."

Tak hanya itu, Nursyah juga menyampaikan perlakuan kasar indah yang lain terhadap dirinya. Saking kesalnya Indah mencakar pinggang ibunya.

"Sampai rumah dia banting HP-nya, dia banting barangnya, dia cakar pinggang saya. Dia bilang: 'Apa maumu mami?!'. Saya bilang: 'Tidak ada mauku. Aku mau Indah balik kayak dulu rajin salat, rajin ngaji'. Dia bilang 'Mami kayak orang bego'. Di situ aku bilang 'Itu bukan Indah, ini kayak setan'. Aku melantai di situ, sujud-sujud di kakinya. Tanggal 16 itu hari terburuk buat saya," tutupnya.

Sampai saat ini, Indah Permatasari belum angkat bicara terkait kabar hubungan yang kurang harmonis dengan sang ibu.