Brilio.net - Kehilangan sosok yang dicintai, tentu meninggalkan kesedihan tersendiri bagi seseorang. Apalagi jika sosok yang dicintai tersebut adalah orangtua, tentu memberikan duka mendalam bagi seorang anak. Seperti yang tengah dirasakan oleh Nino RAN, duka tengah menyelimuti hati penyanyi tampan tersebut. Ayahnya, Agung Setyawicaksono, meninggal dunia pada Sabtu (3/10) malam sekitar pukul 19.30. Melalui unggahan Instagramnya, Nino mengabarkan kepergian ayahnya.

"Kita mungkin kalah bertarung, tapi Bapak juara di hati aku selamanya. Terima kasih udah ngebolehin aku jadi apa aja ya pak. Aku bersyukur dipilih tuhan untuk dibesarkan & dibimbing oleh manusia paling baik yang pernah aku kenal. Tenang disana ya pak. Love you.Sulungmu, Nok.," tulis Nino.

Dilansir dari liputan6.com, Lutfi manajer Nino RAN membenarkan kabar tersebut yang sebelumnya juga diumumkan oleh Asri Welas melalui akun Instagramnya. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Agung Setyawicaksono sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Meski tak mengetahui secara detail penyakit yang diderita ayah Nino RAN, namun Lutfi menjelaskan bahwa komplikasi penyakit menjadi penyebab meninggalnya Agung Setyawicaksono.

"Sakitnya sih komplikasi, memang sudah tua juga kan gitu, umurnya memang sudah di atas 60 tahun kalau enggak salah. Memang sudah penyakit komplikasi sih banyak," jelas Lutfi.

Loading...

Untuk mengenang kepergian sang ayah, Nino pun sempat mengunggah potret dirinya bersama sang ayah pada Instagram storiesnya. Nino juga menuliskan sebuah caption yang menyayat hati atas kepergian sang ayah.

Berikut 5 potret kenangan manis Nino RAN bersama mendiang ayah, brilio.net lansir dari Instagram @ninokayam pada Minggu (4/10)

1. Ketika sang ayah meninggal, Nino menuliskan sebuah pesan untuk sang ayah.

"Dulu aku diangkat bahu bapak. Besok gantian bahu aku angkat bapak menuju tempat istirahat terakhir ya pak," tulis Nino.

Nino RAN dan ayah © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@ninokayam

2. Nino merupakan anak sulung. Nino mengaku bahwa ayahnya adalah juara di hatinya.

Nino RAN dan ayah © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@ninokayam

3. Nino menyampaikan terima kasih pada mendiang sang ayah karena telah memperbolehkannya menjadi apa saja, selagi itu hal yang positif.

"Terima kasih udah ngebolehin aku jadi apa aja ya pak. Aku bersyukur dipilih tuhan untuk dibesarkan & dibimbing oleh manusia paling baik yang pernah aku kenal. Tenang disana ya pak. Love you," tulis Nino.

Nino RAN dan ayah © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@ninokayam

4. Ayah, ibu dan adik-adiknya merupakan motivasi Nino untuk selalu berusaha keras mewujudkan cita-citanya.

"wajah-wajah dimana semua usaha keras & jerih payah saya, saya tujukan," kata Nino.

Nino RAN dan ayah © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@ninokayam

5. Nino senang dapat berkumpul dengan keluarga besarnya saat Idul Fitri lalu, tak ada yang menyangka jika Idul Fitri tersebut jadi momen terakhir Nino bersama sang ayah.

Nino RAN dan ayah © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@sanjoyowaskito