Struktur penulisan cover letter.

contoh cover letter bahasa inggris © 2023 brilio.net

foto: freepik.com

Struktur cover letter adalah susunan atau format dari surat lamaran kerja yang biasanya dikirim bersama dengan resume atau CV. Struktur cover letter yang baik dan benar terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

1. Heading.

Bagian ini berisi informasi kontak pengirim, seperti nama, alamat, nomor telepon, dan email. Juga berisi informasi kontak penerima, seperti nama, jabatan, nama perusahaan, dan alamat perusahaan. Selain itu, bagian ini juga mencantumkan tanggal pengiriman surat.

2. Opening greeting.

Bagian ini berisi salam pembuka yang formal dan sopan, seperti Dear Mr./Ms./Mrs. (nama penerima). Jika nama penerima tidak diketahui, bisa menggunakan Dear Hiring Manager atau Dear Sir/Madam.

3. Introductory paragraph.

Bagian ini berisi perkenalan diri singkat, tujuan mengirim surat, dan posisi atau pekerjaan yang dilamar. Bagian ini juga bisa menyebutkan sumber informasi lowongan pekerjaan, seperti website, koran, atau referensi dari orang lain.

4. Highlighting paragraph.

Bagian ini berisi penjelasan mengenai kualifikasi, kemampuan, dan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Bagian ini juga bisa menunjukkan minat dan antusiasme terhadap pekerjaan tersebut, serta memberikan contoh prestasi atau proyek yang pernah dilakukan.

5. Closing paragraph.

Closing paragraph ini berisi penutup yang mengungkapkan harapan untuk mendapatkan kesempatan wawancara, mengucapkan terima kasih atas perhatian penerima, dan menyertakan informasi kontak tambahan jika diperlukan.

6. Complimentary close.

Nah pada bagian ini berisi salam penutup yang formal dan sopan, seperti Sincerely, Best regards, atau Yours faithfully, diikuti dengan tanda koma. Signature: Bagian ini berisi tanda tangan pengirim, baik dalam bentuk tulisan tangan atau ketik, di bawah salam penutup.

Tips membuat cover letter yang baik dan benar.

contoh cover letter bahasa inggris © 2023 brilio.net

foto: freepik.com

Cover letter adalah surat pengantar yang kamu kirimkan bersama dengan CV atau resume saat melamar pekerjaan. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat cover letter yang baik dan benar:

1. Lakukan riset tentang perusahaan, posisi, dan persyaratan yang kamu lamar. Sesuaikan cover letter-mu dengan informasi yang kamu dapatkan. Jangan lupa isi subjek email atau surat dengan jelas dan tepat.

2. Buka cover letter-mu dengan kalimat yang menarik dan menunjukkan minat dan ketertarikanmu pada lowongan yang dibuka. Jelaskan pengalaman kerja yang berkaitan dengan lowongan kerja.

3. Tonjolkan kelebihan dan rekam jejak kariermu. Tunjukkan hasil kerjamu dengan angka, misalnya jumlah klien, omzet, atau penghargaan yang kamu dapatkan. Tinggalkan pesan dan kesan yang kuat bagi rekruter, misalnya “Saya harap mendengar kabar baik dari Anda”.

4. Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jangan menulis terlalu panjang dan bertele-tele. Umumnya rekruter akan menerima banyak email lamaran, dengan begitu rekruter tidak akan memiliki waktu yang terlalu banyak untuk membaca cover letter-mu. Cek kembali apakah ada kesalahan ketik atau typo.

Perbedaan cover letter dan curriculum vitae.

contoh cover letter bahasa inggris © 2023 brilio.net

foto: freepik.com

Cover letter dan curriculum vitae adalah dua dokumen yang sering digunakan untuk melamar pekerjaan. Namun, keduanya memiliki perbedaan dalam tujuan, isi, dan panjangnya. Berikut adalah perbedaan antara cover letter dan curriculum vitae:

1. Tujuan.

Cover letter adalah surat pengantar yang bertujuan untuk memperkenalkan diri, menunjukkan minat, dan memberikan gambaran singkat tentang kualifikasi dan motivasi kamu yang relevan dengan posisi yang kamu lamar.

Curriculum vitae adalah daftar riwayat hidup yang bertujuan untuk menjelaskan secara rinci dan kronologis tentang latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, prestasi, dan keterampilan yang kamu miliki.

2. Isi.

Cover letter biasanya berisi empat paragraf, yaitu: salam pembuka, kalimat pembuka, kalimat penjelas, dan kalimat penutup. Kalimat pembuka berisi informasi tentang posisi yang kamu lamar dan dari mana kamu mengetahui lowongan tersebut.

Kalimat penjelas berisi informasi tentang pengalaman kerja atau kemampuan yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Kalimat penutup berisi harapan atau permintaan untuk dipanggil untuk tahap selanjutnya, seperti wawancara atau tes.

Curriculum vitae biasanya berisi beberapa bagian, yaitu: data pribadi, ringkasan profil, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, prestasi dan penghargaan, keterampilan dan keahlian, referensi, dan lampiran (jika ada).

3. Panjang.

Cover letter biasanya dibuat tidak lebih dari satu halaman, dengan jumlah kata antara 200 hingga 400 kata. Curriculum vitae biasanya dibuat lebih dari satu halaman, tergantung pada jumlah informasi yang disertakan. Jumlah kata bisa berkisar antara 500 hingga 2000 kata.