Contoh soal teks deskripsi mudah dipelajari. 

Contoh soal deskripsi © 2022 Istimewa

foto: pixabay.com

Soal 1

Lembah Harau yang terletak di Kabupaten Limat Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat merupakan jurang berdiameter mencapai 400 meter. Lembah Harau terkenal dengan keindahannya yang memukau. Tebing-tebing granit menjulang tinggi berbentuk unik mengelilingi lembah.

... Sejak memasuki Lembah Harau, pengunjung sudah bisa menikmati pemandangan mengagumkan ini.

Kalimat deskripsi yang tepat untuk melengkapi titik-titik dalam paragraf tersebut adalah ...

A. Tebing tebing granit terjal ini mempunyai ketinggian 80 – 300 meter

B. Pengunjung sudah lama mengincar pemandangan ini

C. Tebing Harau tidak kalah indahnya dengan Grand Canyon yang ada di Amerika Serikat

D. Tebing granit ini menjadi salah satu daya tarik wisata di Provinsi Sumatera Barat

Jawaban: A

Soal 2

Ayahku bernama Abu Salman. Ayahku berpostur sedang, berumur sekitar 54 tahun. Rambutnya putih beruban. Di dagunya terdapat bekas cukur jenggot putih di dagunya. Kulit ayahku kuning langsat. Wajah ayah tipikal Batak dengan rahang yang kuat dan hidung mancung tapi agak besar. Matanya hitam tajam dengan alis tebal. Sepintas ayahku seperti orang India.

Struktur deskripsi di atas adalah ...

A. Koda

B. Simpulan

C. Deskripsi bagian

D. Identifikasi

Jawaban: D

Soal 3

Grojogan Sewu adalah adalah salah satu objek wisata air terjun alami di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Dari pintu masuk, kita harus menuruni seribuan anak tangga untuk menuju air terjun. Saat perjalanan menuruni tangga, kita disuguhkan pemandangan yang cukup asri. Banyak monyet yang bergelantungan di dahan pohon. Ada juga yang duduk atau berlarian di sekitar anak tangga.

Isi dalam paragraf deskripsi di atas adalah ...

A. Gambaran perjalanan menuju air terjun Grojogan Sewu

B. Gambaran air terjun Grojogan Sewu

C. Gambaran objek wisata di Jawa Tengah

D. Gambaran wahana di Grojogan Sewu

Jawaban: A

Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 4 dan 5!

(1) Setiap malam, berpuluh ribu tikus menyerbu desa-desa di Kecamatan Pracimantoro. (2) Segala macam tanaman sampai pohon petai cina yang sudah tua, habis digerogoti tikus. (3) Binatang piaraan seperti ayam, kambing, dan sapi, tidak luput dari serangan tikus yang ganas itu. (4) Apalagi, bahan makanan. (5) Memang itu yang dicari. (6) Habis tandas ditelan tikus. (7) Bahkan, penduduk beberapa desa terpaksa diungsikan karena ketakutan. (8) Sampai sekarang, masih ada orang yang tidak mau pulang ke kampung halamannya.

Soal 4

Objek yang digambarkan pada teks tersebut berkenaan dengan ...

A. Orang

B. Tempat

C. Peristiwa

D. Keadaan waktu

Jawaban: C

Soal 5

Suasana yang ditimbulkan setelah membaca teks tersebut adalah ...

A. Kesunyian

B. Kegetiran

C. Mencekam

D. Ketakutan

Jawaban: D

Soal 6

Kawasan sekitar Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng Jakarta dibanjiri lautan manusia kerumunan orang tua muda dan anak-anak di mana-mana sebagian tampak berjajar di pinggir jalan masuk sebagian lagi duduk-duduk beralas koran dan rumput ada juga yang duduk santai di atas motor dan mobil yang diparkir seenaknya di kiri dan di kanan jalan masuk menuju bandara

Paragraf di atas dikategorikan sebagai teks deskripsi karena ...

A. Menggunakan fakta fakta yang jelas

B. Menggambarkan suatu kawasan dengan terperinci

C. Memaparkan sekitar bandara dengan suasana tertentu

D. Merinci suatu fakta lapangan dengan pola yang sesuai

Jawaban: C

Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 7 dan 8!

Tongkonan adalah rumah adat masyarakat Toraja. Tongkonan berasal dari kata tongkon yang artinya duduk bersama-sama. Suku Toraja yang memiliki rumah adat ini pegunungan yang berbatasan dengan Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Rumah adat in merupakan salah satu ikon suku Toraja selain upacara pemakamannya. Toraja termasyur oleh karena rumah adanya yang unik dan cantik. Oleh karena arsitekturnya yang menarik, Tongkonan kemudian dinobatkan sebagai rumah adat Toraja. Tongkonan berada di antara pohon-pohon aragr di puncak bukit. Tongkonan terletak sekitar 12 km aragra utara dari Rantepao. Memasuki Rantepao akan kita temui Tongkonan berjajar rapi dan indah seakan menyambut dengan ramah setiap pengunjung yang datang.

Rumah adat yang satu ini terbuat dari kayu yang bagus dan dihias dengan apik. Hiasan terdapat pada badan rumah dan atap rumah. Ukiran di sekujur bagian rumah menambah cantik bangunan ini. Ukiran yang menghias sekujur bangunan bermotif garis-garis lengkung yang harmonis.

Rumah adat yang berjenis rumah panggung ini juga terbuat dari kayu yang kokoh. Bukan kayu sembarangan tentunya. Jens kayu yang digunakan untuk membuat Tongkonan kabarnya memiliki kualitas juara dan hanya ditemukan di wilayah Sulawesi Selatan saja. Tapa vernis dan pelitur, kayu rumah Tongkonan tetap awet hingga ratusan tahun. Suku Toraja juga menghias atap tersebut dengan tanduk kerbau. Kerbau memang perlambang kebangsawanan Suku Toraja. 

Atap rumah Tongkonan melengkung menyerupai perahu, terdiri atas susunan aragr. Tongkonan tersebut didekorasi dengan sejumlah tanduk kerbau yang ditancapkan di bagian depan rumah adat. Di setiap bangunan bagian depan terdapat deretan tanduk kerbau.

Sungguh kaya warisan budaya Indonesia. Kita bangga memiliki warisan budaya dengan nilai arsitek yang tinggi dan unik. Rumah adat Tongkonan warisan budaya yang perlu kita jaga.

Soal 7

Teks tersebut mengulas tentang ...

A. Bahan kayu, ukiran rumah, dan hiasan atap

B. Harga rumah dan proses dalam pembuatannya

C. Lokasi tanah, rumah adat, dan hiasan tanduk

D. Proses pengukuhan Tongkonan yang merupakan ikon buat Indonesia

Jawaban: A

Soal 8

Kesan yang diberikan pada paragraf penutup teks tersebut yaitu ...

A. Kita harus bersedia untuk memiliki sebuah rumah adat yang jauh namun unik dan indah

B. Kita menerima bahan rumah Tongkonan yang merupakan rumah adat Toraja

C. Kita diharuskan untuk memahami proses pembangunan sebuah rumah adat yang lengkap dengan hiasannya

D. Kita harus merasa bangga, karena Indonesia mempunyai warisan budaya yang tinggi dan wajib untuk menjaganya

Jawaban: D

Soal 9

Kuda renggong merupakan seni pertunjukkan tradisional yang sangat populer di Kabupaten Sumedang. Atraksi ini berupa pertunjukkan seekor kuda. Kuda tersebut sudah terlatih. Kuda dapat melakukan gerakan menari dan berjalan mengikuti hentakan musik tradisional Sunda, yaitu kendang pencak.

Pertunjukkan kuda renggong disebut kuda pencak karena seekor kuda dilatih untuk melakukan gerakan seperti berkelahi melawan pelatihnya dengan gaya pencak silat. Pertunjukkan kuda renggong dapat disaksikan pada acara khitanan. Biasanya sang anak diarak mengelilingi kota di atas punggung kuda renggong. Arak-arakkan tersebut diikuti oleh anggota keluarga atau kerabat dekat yang ikut menari di depannya. Kemudian, mereka berkeliling dari satu desa ke desa lainnya.

Konjungsi bermakna sebab-akibat terdapat pada kalimat ...

A. Pertunjukkan kuda renggong disebut kuda pencak karena seekor kuda dilatih untuk melakukan gerakan seperti berkelahi melawan pelatihnya dengan gaya pencak silat

B. Kemudian, mereka berkeliling dari satu desa ke desa lainnya

C. Kuda dapat melakukan gerakan menari dan berjalan mengikuti hentakan musik tradisional Sunda

D. Arak-arakan tersebut diikuti oleh anggota keluarga atau kerabat dekat yang ikut menari di depannya

Jawaban: A

Soal 10

Aceh Singkil merupakan daerah yang kaya akan potensi wisata. Apalagi, daerah ini memiliki tiga lokasi suaka alam yang potensial menjadi objek wisata alam, yakni Suaka Margasatwa Rawa Singkil, Taman Wisata Alam Laut Pulau Banyak, dan Taman Wisata Alam Pulau Banyak.

Struktur teks tersebut adalah ...

A. deksripsi bagian

B. deskripsi penjelas

C. definisi umum

D. deksripsi manfaat

Jawaban: C

Soal 11

1) Dahulu, Sungai Bengawan Solo adalah pusat peradaban manusia. Masyarakat pada zaman dahulu lebih memilih bertempat tinggal dekat denga sungai-sungai besar.

2) Hal ini disebabkan pada daerah dekat sungai terdapat banyak sumber air bersih.

3) Selain itu, yang ada di sekitar sungai bengawan solo juga lebih subur.

4) Oleh karena itulah masyarakat dapat bercocok tanam segala macam tumbuhan di sana.

Penggunaan ejaan yang tidak tepat pada teks tersebut terdapat pada kalimat nomor ...

A. 1)

B. 2)

C. 3)

D. 4)

Jawaban: C

Soal 12

Ulos atau kain ulos adalah salah satu busana khas Indonesia. Ulos secara turun-temurun dikembangkan oleh masyarakat Batak, Sumatra Utara. Dari bahasa asalnya, ulos berarti kain. Cara membuat ulos serupa dengan cara membuat songket khas Palembang, yaitu menggunakan alat tenun bukan mesin.

Warna dominan pada ulos adalah merah, hitam, dan putih yang dihiasi oleh ragam tenunan dari benang emas atau perak. Pada mulanya ulos dikenakan dalam bentuk selendang atau sarung, kerap digunakan pada perhelatan resmi atau upacar adat Batak. 

Namun, kini ulos sering dijumpai dalam bentuk produk suvenir, sarung bantal, ikat pinggang, tas, pakaian, alas meja, dasi, dompet, dan gorden. Ulos juga diberikan kepada seorang ibu yang sedang mengandung. Tujuannya, untuk mempermudah kelahiran sang bayi ke dunia dan melindungi ibu dari segala bahaya yang mengancam saat proses persalinan.

Pernyataan yang mengandung unsur deskripsi umum adalah ...

A. Warna dominan pada ulos adalah merah, hitam, dan putih

B. Cara pembuatan ulos menggunakan alat tenun bukan mesin

C. Awalnya ulos digunakan dalam upacara adat Batak

D. Ulos diberikan kepada seorang ibu yang sedang mengandung

Jawaban: B

Soal 13

Matcha dan sencha merupakan dua jenis teh hijau ocha yang cukup populer di Jepang. Matcha merupakan bubuk ocha yang dibuat dengan teknik tertentu menggunakan batu. Dahulu Matcha dikonsumsi ketika upacara minum teh. Namun, kini matcah sudah menjadi bagian hidup sehari-hari. Selain diminum dalam bentuk teh, matcha bisa ditemukan dalam es krim, kue, dan masakan lainnya. 

Sencha adalah varian yang paling banyak diproduksi di Jepang. Sencha memiliki rasa sepat karena mengandung banyak chatecin, tetapi orang-orang Jepang merasa mengonsumsi sencha menjadi lebih segar. Ocha dibudidayakan dengan cara menutup kawasan perkebunan teh menggunakan terpal agar tidak terkena sinar matahari.

Kalimat terakhir pada paragraf tersebut terdapat kesalahan karena penggunaan ...

A. kalimat tidak padu

B. kalimat tidak efektif

C. kalimat berlebihan

D. kalimat ambigu

Jawaban: A

Demikianlah contoh soal teks deskripsi yang lengkap dengan jawaban. Dengan mempelajarinya, dapat menambah pengetahuan lebih banyak lagi mengenai teks deskripsi. Semoga bermanfaat, ya.

 

Penulis: mg/Annisa Dheaning Triprasiwi