Brilio.net - Salah satu mantan legenda pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat, terang-terangan bercerita di podcast dua pebulutangkis asal Denmark, Anders Antonsen dan Hans Kristian Vittinghus.

Dalam pdcast yang diunggah di channel YouTube The Badminton Experience bertajuk 'The Taufik Hidayat Interview' Taufik bercerita bahwa dirinya hampir disuap salah satu offical Malaysia. Pengalaman ini terjadi di Doha pada pertandingan Asian Games 2006.

Saat itu Taufik Hidayat dijadwalkan akan bertemu dengan tunggal putra asal Malaysia, Lee Chong Wei pada babak semifinal. Diketahui, kala itu Taufik memiliki kemampuan dan pengalaman di atas Lee Chong Wei. Bahkan jika diingat-ingat kembali, Taufik berhasil meraih medali emas pada pertandingan Asian Games 2002, Olimpiade Athena 2004, dan berhasil meraih gelar juara pada 2005.

Sementara itu, Lee Chong Wei memiliki prestasi di bawah Taufik. Saat itu, dia tercatat memenangkan turnamen level World Tour pada pertandingan Denmark Open dan Malaysia Open 2005.

 

 

 Kenangan Taufik Hidayat hampir disuap Berbagai sumber foto:YouTube/thebadmintonexperience

Kejadian yang menimpa Taufik itu terjadi pada pagi hari. Manager dari pihak tim Malaysia mendatangi kamarnya sebelum pertandingan dengan Lee Chong Wei dilangsungkan. Terdapat pembicaraan yang tidak mengenakan antara Taufik dan official Malaysia.

"Berapa banyak bonus yang diberikan Indonesia kepada kamu, ketika kamu meraih medali emas?" ujar Taufik, dikutip brilio.net dari channel YouTube The Badminton Experience, Kamis (23/6).

Setelah mendapatkan pertanyan tersebut, sontak Taufik kaget. Taufik membalas pertanyaan salah satu official Malaysia dengan santai.

"Kemudian saya katakan apa yang kamu inginkan?" tanya Taufik.

Tim official Malaysia mencoba merayu Taufik bahwa bonus yang diberikan tidak terlalu banyak. Kemudian tim official tersebut berjanji memberikan bonus dua atau tiga kali lebih banyak dari bonus yang diberikan Indonesia.

Mendengar perkataan yang dilontarkan official Malaysia. Taufik memberikan penawaran yang membuat official Malaysia membatalkan niat untuk menyuapnya.

"Saya bilang 'bagaimana kalau saya bayar Lee supaya kalah pertandingan?'," kata Taufik.

Kemudian pertanyaan tersebut ditanggapi dengan penolakan dari official Malaysia.

Taufik pun menambahkan jika hal ini terjadi di Indonesia tim official Malaysia bisa mati. Bahkan dengan kondisi apapun Taufik tidak akan menjual negaranya sendiri.

"Saya tidak mau menjual negara sendiri. Dan dia pergi jadi saya marah kepada Rexie (manager official Malaysia)," jelasnya

Pada akhirnya pertandingan Taufik dan Lee dimenangkan Taufik dengan perolehan skor 21-16 dan 21-18. Tidak hanya itu, Taufik berhasil lolos ke babak final Asian Games 2006 dan bertemu dengan Lin Dan. Akhir cerita, pertandingan final Asian Games dimenangkan Taufik dengan perolehan skor yakni 21-15 dan 22-20.