Brilio.net - Siapa sangka menjadi pesepak bola ternyata penuh risiko. Cedera merupakan hal yang paling sering dialami. Paling parah, tentu saja patah kaki akibat tekel pemain lawan. Nggak cuma itu, ternyata jumlah pesepak bola yang meninggal karena serangan jantung, baik di atas lapangan maupun di luar lapangan juga nggak sedikit.

Paling baru dialami oleh pesepak bola asal Peru, Ludwin Florez Nole. Pria 27 tahun ini meninggal karena serangan jantung usai meminum air dingin usai pertandingan. Dikabarkan Florez yang baru saja menyelesaikan untuk tim lokalnya, Los Rangers kemudian meminum segelas air dingin.

Menurut istrinya, tak lama setelah minum air tersebut Florez mengaku merasakan sakit dada. Kemudian langsung dibawa ke klinik terdekat. Namun sayangnya, belum sampai ke klinik pria ini lebih dulu meninggal dalam perjalanan.

pesepak bola peru tewas serangan jantung © thesun.co.uk

foto: thesun.co.uk

Loading...

Dilansir brilio.net dari laman thesun, Kamis (9/5), Florez dinyatakan menderita serangan jantung. Hal ini disebabkan karena ia meminum terlalu banyak air dingin ketika tubuhnya masih panas.

"Dokter memberi tahu saya bahwa dia menderita serangan jantung karena terlalu banyak minum air dingin ketika tubuhnya masih panas," kata istri Florez kepada media setempat.

Dokter mengatakan kalau air dingin menyebabkan perubahan pada denyut jantung olahragawan yang mengarah ke refleks kardiovaskular. Meski demikian, kondisi ini dianggap langka saat orang meminum air dingin. Meskipun kontaminan mikroba di dalam air diketahui dapat menyebabkan perut kram dan kondisi serupa lainnya.

pesepak bola peru tewas serangan jantung © thesun.co.uk

foto: thesun.co.uk

Serangan jantung lumayan sering dialami oleh pesepak bola. Pada tahun 2017, mantan bek asal Inggris Ugo Ehiogu meninggal saat sedang melatih Tottenham Hotspur U-23.

Paling terbaru mantan kiper tim nasional Spanyol, Iker Casillas juga mengalami hal serupa. Namun kini pemain 37 tersebut kondisinya sudah stabil. Usai mengalami serangan jantung, mantan pemain Real Madrid ini memutuskan untuk pensiun sebagai kiper.