Brilio.net - Ponsel pintar atau smartphone di era modern ini layaknya kebutuhan pokok bagi generasi milenial. Hampir seluruh orang tidak bisa hidup tanpa smartphone dan berbagai fitur canggih yang ditawarkannya. Bahkan, dalam sehari, seseorang bisa menghabiskan lebih dari separuh waktunya untuk memainkan ponsel pintar ini.

Smartphone memang memberikan fitur yang memudahkan kita untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Namun, penggunaan yang berlebihan nyatanya bisa berdampak buruk bagi kesehatan diri lho.

Ada baiknya kita mengurangi intensitas penggunaan smartphone dalam kegiatan sehari-hari. Istirahat dari segala kegiatan yang berhubungan dengan ponsel pintar ternyata sangat diperlukan. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kesehatan, terutama di bagian tanganmu yang memegang ponsel. Jika terus-terusan menggunakan smartphone, bisa-bisa kamu mengalami nasib seperti perempuan asal China berikut ini.

Seorang wanita yang tinggal di wilayah Hunan, China ini harus dilarikan ke rumah sakit akibat ia mengalami sakit parah di bagian tangan kanannya. Keadaan tersebut semakin parah setelah ia tak bisa menggerakkan jari-jarinya.

stop main ponsel terus © 2018 berbagai sumber

Loading...

foto: worldofbuzz.com

Dilansir brilio.net dari worldofbuzz.com Kamis (25/10), penyakit yang dialami wanita tersebut diduga karena dirinya asyik bermain ponsel selama tujuh hari berturut-turut. Dirinya tengah menikmati masa liburan kantor dan memutuskan untuk beristirahat total di rumah. Selama masa liburan ini, ia terus menerus bermain ponsel dan hanya sesekali berhenti saat tertidur.

stop main ponsel terus © 2018 berbagai sumber

foto: worldofbuzz.com

Di suatu pagi, saat terbangun dari tidurnya, wanita yang tak disebutkan namanya tersebut mengeluh kesakitan dan tak dapat menggerakkan jari tangannya. Menurut pengakuan wanita tersebut, jari-jarinya tak bisa digerakkan dan membentuk pola yang sama dengan cara dia menggenggam ponselnya sebelum tidur. Tak ingin sakitnya bertambah buruk, wanita itupun memeriksakan diri ke rumah sakit.

Dari diagnosa yang dilakukan oleh dokter, wanita ini mengalami Tenosynovitis, yakni peradangan selubung berisi cairan yang mengelilingi tendon, yang disebabkan karena pengulangan gerakan yang terus menerus. Untungnya, wanita tersebut dapat menggerakkan kembali tangannya setelah dokter melakukan beberapa perawatan medis. Dokter menyarankan, sebaiknya wanita tersebut mengurangi intensitas penggunaan smartphone dalam kesehariannya agar hal serupa tak menimpa dirinya di kemudian hari.