1. BRILIO.NET
  2. »
  3. News
Erina Wardoyo 15 Desember 2015 13:28

Bersepeda lintasi 8 Negara, pria miskin ini gaet cinta ningrat Eropa

Seperti kisah dongeng.

Brilio.net - Kisah cinta antara si miskin dan kaya kebanyakan berakhir dengan perpisahan. Namun hal itu dipatahkan dengan perjuangan seorang pria miskin India yang rela bersepeda selama 4 bulan menyeberang 8 negara demi mendapatkan hati gadis anak bangsawan asal Swedia.

Dikutip dari thelogicalindian, Selasa (15/12), dia adalah Dr Pradyumma Kumar Mahanandia (PK) dari Odisha, India. PK dari sebuah keluarga miskin yang untuk makan saja selalu kesulitan setiap harinya. Meski begitu, beruntung PK dianugerahi bakat melukis yang mumpuni. Karena bakatnya itulah dia bisa diterima kuliah di College of Art, New Delhi.

Rute sepeda PK

Selama kuliah, PK terus menghasilkan karya-karya yang indah dan mengundang decak kagum dari banyak orang. Kemampuan melukis PK pun sampai di telinga gadis anak bangsawan Swedia bernama Charlotte Von Sledvin. Charlotte pun rela pergi ke India agar dirinya bisa dilukis oleh PK.

Mereka akhirnya bertemu dan pria kelahiran 1949 itupun menyetujui permintaan Charlotte untuk membuat lukisan potret dirinya. Di tengah-tengah proses melukis itulah benih-benih cinta mulai hadir di antara keduanya. Tanpa pikir panjang, Charlotte dan PK memutuskan untuk menikah dengan ritual tradisional India.

Kedua pasangan itu sekarang

Sayang kisah cinta mereka mulai goyah saat Charlotte harus kembali ke Swedia. Dia meminta PK untuk ikut dengan dirinya ke Swedia, namun PK menolaknya dengan alasan studi yang belum selesai. Charlotte pun sudah menawari tiket pesawat, namun PK mengatakan akan menemui Charlotte dengan caranya sendiri.

BRILIO VIDEO

Cara Canggih Bawa Adukan Beton Ke Lantai Atas
Solusi modifikasi alat bangunan yang keren dan membantu banget. Simak selengkapnya di video Brilio.net berikut.

Selama menjalani hubungan jarak jauh mereka terus berkomunikasi melalui surat. Hingga 3 tahun berjalan, PK akhirnya memutuskan untuk menyusul Charlotte. Masalah terjadi ketika PK tak mempunyai uang cukup untuk pergi ke Swedia.

Akhirnya PK menjual seluruh hartanya dan membeli sepeda bekas. Dia memutuskan untuk menyusul Charlotte dengan cara bersepeda. Hanya membawa pakaian seadanya dan alat lukis, PK mengarungi 8 negara. Berangkat dari New Delhi, dia menuju Afghanistan, Iran, Turki, Bulgaria, Yugoslavia, Jerman, Austria dan Denmark.

Sepanjang perjalanan berbagai masalah dia hadapi. Mulai dari sepeda yang sering rusak hingga terpaksa kelaparan berhari-hari karena tak punya uang untuk makan. Meski begitu, hal tersebut tak mematahkan semangatnya untuk menemui istri tercintanya.

Sepeda bersejarah itu

Setelah menempuh perjalanan selama 4 bulan 3 minggu, PK akhirnya tiba Gothenburg, Swedia. Charlotte pun menyambut kedatangan suaminya dengan kebahagiaan yang meletup-meletup. Bahkan keluarga Charlotte yang merupakan keluarga bangsawan pun bersedia melanggar tradisi kerajaan yang melarang orang non putih untuk bergabung setelah mendengar perjuangan PK yang tidak main-main.

Kini Charlotte dan PK telah hidup bahagia bersama selama 40 tahun di Swedia. Mereka berdua dikaruniai 2 orang anak. PK sendiri menjadi duta budaya yang menjembatani India dan Swdia. Di juga dikenal sebagai seniman dan penasihat budaya di bawah pemerintahan Swedia.

(brl/tis)

YOU MAY ALSO LIKE

Gempa di Banyumas, RSUD Rusak dan 35 Pasien Dievakuasi
Gempa bumi terasa di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Bagaimana kondisi di Banyumas? RSUD rusak dan puluhan pasien dievakuasi. Simak selengkapnya di video berikut.
Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

Share This Article

To:

Cc:

Subject:

Bersepeda lintasi 8 Negara, pria miskin ini gaet cinta ningrat Eropa.
Seperti kisah dongeng.
https://www.brilio.net/news/bersepeda-lintasi-8-negara-pria-miskin-ini-gaet-cinta-ningrat-eropa-151215e.html
SEND

WHAT DO YOU THINK

MORE STORIES


Show More Stories


AYO MENANGIN TOTAL 10 JUTA RUPIAH
UNTUK 10 CREATOR PALING KREATIF!

Ikutan SEKARANG!
TOP

Would you like to switch to the English Version?