Brilio.net - Kabar duka datang dari seorang bapak tua yang memberi inspirasi kepada banyak orang. Pak Darta, demikian orang-orang sering menyapanya dikabarkan meninggal tiga minggu lalu.

Kisah kepergian Pak Darta diceritakan oleh seorang netizen dengan nama Rinaldi Munir. Sewaktu Rinaldi hendak menunaikan salat Jumat (11/3), di Masjid Institut Teknologi Bandung (ITB) dirinya mengaku tidak melihat bapak tua penjual amplop, alias Pak Darta.

Padahal biasanya setiap hari Jumat, kakek renta itu sudah duduk menunggu dagangan amplopnya di samping pedagang kaki lima yang menjual VCD/DVD bajakan. Merasa penasaran, Rinaldi lalu menanyakan keberadaan Pak Darta kepada pedagang kaki lima. Tak disangka, Rinaldi malah mendapatkan jawaban sekaligus kabar duka

"Kan sudah meninggal, Pak?," jawab pedagang kaki lima yang menjual kacamata.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Kaget mendengar jawaban itu. Rinaldi lantas bertanya lagi kapan tepatnya Pak Darta wafat.

"Tiga minggu yang lalu", kata pedagang tadi.

Rinaldi mengaku masih melihat Pak Darta sebulan lalu. Baginya, Pak Darta adalah simbol perjuangan hidup seorang manusia yang tidak mau meminta-minta di sisa usia hidupnya. Dan yang peling penting tetap berusaha meski tak seberapa dengan hasilnya.

Tak hanya Rinaldi yang merasa berduka, hampir semua orang yang pernah mendengar kisah Pak Darta juga turut berduka atas kepergian kakek inspiratif ini.

"Turut berduka cita pak Rin. Semoga diterima amal dan ibadahnya. Dulu pas kuliah beberapa kali berpapasan dengan beliau," kata pemilik akun Patrick Telnoni.

"Selamat jalan Pak Darta. Semoga Allah SWT melapangkan jalanmu, menerima amal sholehmu, dan menempatkan di tempat yang terbaik di sisi-Nya. Amin," tulis Rinaldi menutup ceritanya sembari mendoakan kepergian Pak Darta.

(brl/swh)