1. BRILIO.NET
  2. »
  3. Musik
+
10 Februari 2017 07:32

Tak kamu sadari, ini rekor mencengangkan dari gelaran Java Jazz

Siap nonton Java Jazz awal Maret mendatang, guys?
foto: kapanlagi.com

Brilio.net - Festival musik jazz kelas dunia yang diadakan di Indonesia, Jakarta International Java Jazz Festival 2017 bakal segera digelar. Edisi ke-13 ini bakal diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 3-5 Maret 2017.

Even tahun ini dikabarkan berbeda dengan tahun sebelumnya, lho. Java Jazz 2017 bakal meniadakan spesial show di mana semua penonton yang hadir dijamin bisa menonton semua pengisi acara, tanpa membayar tiket tambahan. Wah, jadi nggak sabar, kan?

Nah, sebelum kita menyambut event jazz kelas dunia ini, ada beberapa fakta nih yang perlu kamu tahu tentang Jakarta International Java Jazz Festival. Bisa kaget lho, kamu dengan rekor yang pernah dicapai oleh event itu. Simak di bawah ini, yuk!

Festival Jazz Terbesar di Dunia (2010), dengan 1.300 musisi di 21 panggung

George Duke feat. Christian Mcbride ketika tampil di Java Jazz 2010/foto: yoanorvel.wordpress.com


Pada tahun 2010, penyelenggaraan Jakarta International Java Jazz Festival berpindah lokasi dari Jakarta Conventional Center ke JIExpo Kemayoran. Menghadirkan 1.300 musisi baik dari dalam maupun luar negeri yang bermain dalam 21 panggung selama tiga hari serta ditonton lebih dari 105 ribu pecinta jazz dari dalam dan luar negeri. Fakta ini membuat MURI menyematkan rekor Festival Jazz Terbesar di Dunia kepada Java Jazz.

Nggak hanya rekor di atas lho, ada beberapa fakta yang bisa kamu simak biar lebih dekat dengan Java Jazz Festival, sebagaimana dihimpun brilio.net dari beberapa sumber, Jumat (10/2).

1. Pernah mendatangkan David Foster dan Robin Thicke.

Keseruan penampilan David Foster/foto: jakartaglobal


Dua musikus dunia, David Foster dan Robin Thicke pernah mengguncang panggung Java Jazz di tahun 2016. Foster malam itu mengajak penyanyi Berget Lewis dan Eric Benet untuk berkolaborasi dengannya. Selain itu ia juga berkolaborasi dengan penyanyi asal Indonesia, Lea Simanjuntak yang membawakan The Power of Love yang pertama kali dibawakan oleh Celine Dion sertai dan I Will Always Love You yang pernah dinyanyikan Whitney Houston. Keren banget lah pokoknya.


2. Jadi ikon pariwisata Indonesia.

Raisa dan Tulus dalam Java Jazz 2014/foto: kapanlagi.com


Dengan menyedot banyaknya penonton baik lokal maupun mancanegara, seperti Australia, Jepang, Singapura, dan Malaysia. Nggak heran kalau gelaran ini juga pantas penjadi ikon pariwisata Indonesia di bidang pertunjukan.


3. Tahun 2017 ini bakal ada pianis dari MLD Jazz Project yang pernah menang MURI.

foto: dok. MLDare2Perform


Nggak hanya diramaikan oleh musisi yang memang sudah dikenal baik dari Indonesia maupun mancanegara, Java Jazz di tahun 2017 ini juga bakalan lebih heboh dengan penampilan Edwin Putro Mulyono yang dulu pernah memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia Dunia (MURI) pada tahun 2009 silam. Saat usianya masih 12 tahun, Edwin memainkan 72 lagu tanpa henti di Mal Ciputra Semarang.

Bersama dengan rekan-rekan pemenang MLDare2Perform Season 2 lainnya seperti Almira Joesoef pada vocal, Wesley Geraldo pada bass, Afirniar pada drum, Fahreza Pramudia pada gitar dan Fauzan Febriansyah pada saxophone yang tergabung di MLD Jazz Project 2, Edwin siap untuk mengguncang panggung Java Jazz Festival 2017 ini, guys.


4. Java Jazz Festival 2017 bakalan diwarnai aksi peraih Grammy Awards.

Chick Corea bakalan tampil di Java Jazz tahun ini/foto: grammy.com


Seperti diberitakan Antara, musisi Indonesia yang akan tampil termasuk nama populer seperti Afgansyah Reza, Andien serta Endah N Rhesa. Dan tentu bukan cuman itu aja, nggak tanggung-tanggung lho, penyelenggara bakalan menghadirkan musisi jazz legendaris, bahkan peraih penghargaan musik bergengsi Grammy Awards seperti Sergio Mendes dan Chick Corea.

Wah, gimana nih, masih rela mau ngelewatin event akbar tahunan ini? Nggak sabar menanti, kan? Yuk, simak di sini untuk lebih lengkapnya.

 

(brl/tin)

WHAT DO YOU THINK

MORE STORIES


Show More Stories
TOP

Would you like to switch to the English Version?