Brilio.net - Industri pertunjukan khususnya musik di Tanah Air mulai menggeliat setelah hampir tiga tahun hiatus akibat pandermi Covid-19. Kini sudah mulai banyak pertunjukan musik, mulai dari gigs hingga konser besar. 

Bahkan kini untuk pertunjukan musik semakin mudah dengan adanya Make a Show, unit bisnis baru Threego Indonesia, yang telah berhasil mengintegrasikan ekosistem dalam industri kreatif melalui puluhan unit bisnisnya.

Make a Show yang mulai beroperasi pada Oktober 2022 ini fokus pada bidang pengelolaan pertunjukan dengan metode kolaborasi dan integrasi antara artis, ruang pertunjukan, promotor, perusahaan produksi dan sponsor. Tujuannya untuk merevolusikan industri pertunjukan musik menuju kondisi saling mendukung antara bisnis dan ekosistem demi perkembangan industri itu sendiri.    

“Indonesia butuh sistem bisnis yang memberikan pertumbuhan tidak hanya bagi segelintir elemen yang ada di industrinya, namun secara menyeluruh. Threego Indonesia berkomitmen melakukan percepatan serta peningkatan ekonomi kreatif Indonesia melalui pemberdayaan seluruh elemen bisnis hiburan dengan membentuk Make a Show,” ujar Miftakul Arif, pendiri, CEO dan Group Chairman Threego Indonesia.

Make a Show © 2023 brilio.net

Nah sebagai pondasi dalam memajukan industri, Make a Show menginisiasikan empat pilar program yang dipercaya akan menjadi semangat baru di industri pertunjukan musik di Indonesia. Keempat pilar itu adalah Make a Sound, program pertunjukan bulanan di berbagai kota yang menampilkan musisi dari beragam genre. Pertunjukan ini akan bersifat intim dengan target 500-1000, dan diadakan secara serentak di tujuh titik, yaitu Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Bali, Padang, Medan dan Makassar, dengan didukung standar kualitas produksi yang sama di setiap titik.

Pilar selanjutnya adalah Make a Tour. Ini semacam fasilitator bagi para musisi untuk bisa mengadakan pertunjukan berkonsep spesial di berbagai titik yang sudah dirancang secara spesifik untuk mereka. Slank, Reality Club, Lomba Sihir, Nadin Amizah dan Shaggydog termasuk nama-nama yang sudah setuju untuk berkolaborasi dengan Make a Show dalam menyelenggarakan tur masing-masing, dan masih ada nama-nama besar lainnya yang diumumkan dalam waktu mendatang.

“Ya kita mau coba melakukan sesuatu yang baru harus dengan kolaborasi yang baru,” ujar Kaka, vokalis Slank.  

“Biasanya production baru atau EO baru itu punya ide yang segar. Btw, Namanya Make a Show tuh keren banget Namanya,” timpal Abdee, sang gitaris Slank.   

Pilar lain yang tak kalah penting adalah Make a Fest. Pilar ini bisa untuk mengadakan festival besar yang menjadi ajang selebrasi bagi berbagai macam industri kreatif, termasuk musik, seni, fesyen, olahraga, hobi dan kuliner. Di festival ini, masing-masing pelaku kreatif mendapat kesempatan bersinar dan bahkan berkolaborasi secara lintas industri.

Pilar keempat adalah Make a FoX, sebuah wadah yang mempertemukan para pelaku industri kreatif Indonesia, terutama dari industri penyelenggaraan acara, dengan tujuan menjadi barometer dalam kemajuan inovasi dan teknologi di Indonesia. Ajang ini menjadi kesempatan bagi semua pihak yang terlibat untuk bertukar pikiran, membuka peluang bisnis, dan menyamakan visi dalam menuju ekosistem yang lebih mumpuni bagi semua.

Dekade emas industri kreatif

Make a Show © 2023 brilio.net

Nah dengan kembalinya konser, festival dan berbagai pertunjukan lain setelah terpaksa berhenti cukup lama akibat pandemi global, tak dapat dipungkiri jika tahun ini merupakan saat yang tepat untuk semakin memajukan industri pertunjukan dengan menghadirkan acara-acara yang lebih berkualitas dari segi pengisi, tempat penyelenggaraan, dukungan produksi, pemasaran dan ekosistem komunitas.

“Ini saatnya mempersiapkan diri untuk memasuki dekade emas industri kreatif Indonesia. Selamat berkolaborasi dan berkarya bersama Make a Show,” tutup Miftakul.