Brilio.net - Pernah kamu mendengar pernyataan bahwa orang dengan tubuh "berisi" memiliki suara emas saat bernyanyi? Atau kamu punya teman yang jago nyanyi dan kebetulan bertubuh "subur"? Ada beberapa teori yang mengaitkan antara tubuh gemuk dengan suara emas. Namun dalam hal ini terkhusus untuk penyanyi opera, sebagaimana dilansir brilio.net dari The Register, Kamis (29/10).

Teori pertama adalah penyanyi opera memiliki sejumlah besar jaringan lemak di sekitar kotak suara (laring), yang meningkatkan kemampuan resonansi, sehingga menghasilkan suara yang lebih merdu. Jumlah jaringan lemak ini bervariasi dari penyanyi satu ke penyanyi lain. Hal itu hampir mustahil memiliki banyak jaringan lemak di sekitar kotak suara tanpa membawa banyak jaringan lemak di tempat lain di tubuh.

Teori kedua menyatakan bahwa penyanyi opera membutuhkan diafragma yang jauh lebih kuat dari normal untuk mampu memproyeksikan suara di atas rata-rata mereka di lokasi rumah opera yang begitu besar. Sebuah rongga dada besar dan kontrol yang baik dari paru-paru akan memberikan massa yang cocok untuk membantu mendorong diafragma sampai batas tertentu. Massa tubuh yang besar dan kerangka tubuh besar dapat membantu hal ini, sehingga memberikan keuntungan yang besar pada penyanyi.

Pada abad ke-18 dan ke-19, ketika opera sedang berkembang, generasi-generasi produsen opera berupaya lebih besar dan memberikan efek dramatis lebih di opera, khalayak penonton yang besar, dan teater yang luas. Maka dari itu, menjadi penyanyi pada masa itu tidak dapat diakali secara teknik, sehingga teknik vokal benar-benar dikembangkan untuk lebih baik dalam mengatasi peningkatan ukuran dan volume yang mantap dalam segala hal.

Seiring itu, diakui bahwa ada keuntungan dalam memiliki dada besar, tulak rusuk besar, leher, mulut, dan semuanya. Keinginan untuk menjadi penyanyi besar bukan hanya satu-satunya perubahan. Teknologi baru unutk instrumen angin dan rekonstruksi instrumen string baroque lawas juga hasil dari inovasi opera yang pada masa itu melakukan "peluasan" dan "pelebaran" di semua aspeknya.

Loading...

Teori ketiga dikembangkan oleh seorang dokter dari Royal Marsden Hospital di London, Inggris, yaitu Peter Osin. Osin berpendapat bahwa penyanyi opera mungkin lebih cenderung menambah berat badan karena pengerahan tenaga dalam paru-paru bertindak sebagai pemicu nafsu makan mereka. Dia melanjutkan bahwa mekanisme bernyanyi mendorong sel-sel paru-paru untuk melepaskan bahan kimia termasuk leptin, yakni suatu protein yang dibuat oleh sel-sel lemak tubuh yang terlibat dalam nafsu makan.

Nah, teori keempat menyatakan bahwa aksi menyanyi opera sendiri justru bisa memperluas ukuran tubuh, terutama tulang rusuk. Setelah bertahun-tahun bernyanyi, tubuh penyanyi opera tampak gemuk, bahkan bisa terlihat lebih gemuk dari aslinya. Ini adalah implikasi dari penelitian Australia yang dilakukan oleh CW Thorpe dan tiga kawannya dari National Voice Centre di University of Sydney dan diterbitkan dalam Journal of Voice 2001.

Selanjutnya, tidak menutup kemungkinan akan muncul teori-teori lain yang bisa pro bahkan kontra. Tapi fakta yang perlu kamu tahu dari dunia tarik suara, terutama opera, adalah sebagai berikut:

- Jose Carreras, salah satu tenor paling terkenal dalam waktu 50 tahun terakhir, hanya memiliki tinggi tubuh 170 sentimeter (5 kaki enam inci) dan berat badannya terbilang rata-rata.

- Pada tahun 2004, penyanyi opera Deborah Voigt dipecat dari produksi Royal Opera House London karena dia terlalu gemuk.

Hmmm...jadi tidak selalu bertubuh gemuk punya suara emas, ya. Namun begitu, brilio.net telah merangkum dari berbagai sumber, beberapa penyanyi dengan tubuh "subur" yang tak diragukan lagi kemerduan suaranya. Siapa saja? Yuk, simak!

1. Adele

Adele Laurie Blue Adkins atau Adele dikenal sebagai penyanyi jazz dan soul, sekaligus penulis lagu. Semenjak dia keluar dengan lagu Someone Like You, namanya terus melejit. Bahkan dia pernah mengisi soundtrack film fenomenal James Bond, berjudul Skyfall. Tepat pada bulan November 2015 ini, dia akan resmi merilis album 25, dengan lagu andalannya Hello.

2. Meghan Trainor

Benarkah orang berbadan gemuk cenderung merdu saat bernyanyi?

Siapa yang nggak tahu lagu All About That Bass? Lagu rancak ini dibawakan oleh penyanyi plus penulis lagu asli Amerika Serikat kelahiran 22 Desember 1993, Meghan Trainor. Dalam video klip lagu tersebut, tampak Megan begitu percaya diri dan bangga dengan tubuh yang terbilang di atas rata-rata pada selebritis hollywood, yang umumnya sintal bak gitar spanyola atau cenderung kurus sekali (dan hal ini biasanya terjadi akibat gangguan makan, sebut saja seperti Lady Gaga yang pernah menderita bulimia, yaitu gangguan makan yang ditandai orang tersebut sengaja memuntahkan semua makanan yang telah masuk ke perutnya atau sengaja menggunakan obat pencahar berlebihan)

3. Sam Smith

Benarkah orang berbadan gemuk cenderung merdu saat bernyanyi?

Penyanyi dan penulis lagu asli Inggris ini terkenal dengan lagunya I'm Not The Only One dan Stay With Me. Sekalipun memiliki tubuh yang cukup 'berisi' (dan tampak sekali dari pipinya yang chubby), namun suara cowok kelahiran 19 Mei 1992 ini bikin para penikmat musik tercengang takjub. Setuju, kan?

4. Kelly Clarkson

Juara pertama American Idol musim pertama ini semula memang nggak gemuk, tapi semenjak berkeluarga dan memiliki seorang putri yang lahir pada Juni 2014 lalu, tubuhnya melar tak tanggung-tanggung. Tapi Kelly cuek dan pede dengan kondisinya saat ini, justru dia mengimbanginya dengan banyak beraktivitas olahraga, semisal kickboxing. Namun begitu, suaranya tetaplah bagus, kan, sepertinya yang kamu lihat di video klip di atas?

5. Keith Martin

Benarkah orang berbadan gemuk cenderung merdu saat bernyanyi?

Kalau penyanyi Amerika Serikat ini pasti tak asing di telinga kamu kan, guys? Dia cukup sering wara-wiri di dunia hiburan tanah air. Pria 49 tahun ini bahkan pernah berduet dengan Agnes Monica (Agnez Mo sekarang) dalam lagu I'll Light A Candle.

6. Saykoji

Benarkah orang berbadan gemuk cenderung merdu saat bernyanyi?

Nah, rapper satu ini pasti kamu tahu banget. Pemilik nama lengkap Ignatius Rosoinaya Penyami ini lincah banget kalau lagi nge-rap, ya? Bahkan aktingnya di film 5 CM juga cakep. Setuju, kan?

7. Tulus

Benarkah orang berbadan gemuk cenderung merdu saat bernyanyi?

Cowok yang sempat diisukan berpacaran dengan Raisa ini punya suara yang benar-benar nyes di hati. Lirik dari lagu-lagunya juga unik-unik dan ngena di kehidupan kamu. Sebut saja lagu Gajah yang menceritakan kisah persahabatan atau Lagu Untuk Matahari yang bernuansa memberi semangat untuk pantang menyerah.

8. Regina Ivanova

Benarkah orang berbadan gemuk cenderung merdu saat bernyanyi?

Jebolan Indonesia Idol musim ketujuh ini sudah memukau perhatian juri sejak awal acara tersebut. Sekalipun tubuhnya gemuk, Regina selalu tampil cantik dalam penampilan dan suaranya bikin bulu kuduk meremang karena saking bagusnya. Namun memang semakin ke sini, Regina menjalani latihan rutin untuk menurunkan berat badan.

9. Mike Mohede

Benarkah orang berbadan gemuk cenderung merdu saat bernyanyi?

Masih jebolan Indonesia idol, kemampuan cowok 31 tahun ini dalam bernyanyi tak diragukan lagi. Suara yang kalem bin merdu, bisa membuaimu. Beberapa lagunya yang cukup familier kamu dengar adalah Semua Untuk Cinta.

10. Shena Malsiana

Cewek bertubuh 'berisi' ini adalah finalis ajang pencarian bakat X-Factor Indonesia. Suaranya yang adem dan powerfull bikin kamu terbengong-bengong kagum. Kamu bisa buktikan sendiri saat di membawakan lagu Kantoi milik Zee Avi dari Malaysia, seperti video klip di atas.

11. Bertha

Benarkah orang berbadan gemuk cenderung merdu saat bernyanyi?

Kalau wanita ini benar-benar masternya olah vokal. Wanita 47 tahun bernama asli Etta Herawati ini adalah guru vokal sekaligus penyanyi, dan sering menjadi juri dalam berbagai kontes menyanyi di televisi.

12. Yuka Tamada

Benarkah orang berbadan gemuk cenderung merdu saat bernyanyi?

Cewek keturunan Jepang-Bugis ini masuk empat besar Indonesia Idol musim kedelapan. Suaranya saat membawakan ulang lagu miliki D'Bagindas yang berjudul C.I.N.TA benar-benar bikin kamu terpukau.

Jadi, apa pendapatmu, guys?