×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Kenapa saat gatal kulit butuh pelembab? Ini penjelasannya

View Image

0

BRILIO » Kesehatan

Kenapa saat gatal kulit butuh pelembab? Ini penjelasannya

Jika gatal lalu digaruk maka bisa muncul masalah baru pada kulitmu.

28 / 07 / 2017

Brilio.net - Ahli kesehatan menyarankan segera mengoleskan pelembab kala kulit mulai terasa gatal akibat kondisinya yang kering. Bukannya tanpa alasan, pelembab bisa menutupi ujung saraf sehingga bisa mencegah kamu untuk menggaruk. Saat menggaruk apalagi tak terkendali, bisa saja muncul masalah baru pada kulitmu.

"Mengapa setiap gatal kulit membutuhkan penutup? Karena bisa menutupi ujung saraf, cegah menggaruk. Setiap gatal beri kulit pelindung (pelembab) atau skin barrier artificial," kata Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr. dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb Sp.KK (K) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurutnya saat mengoleskan pelembab sebaiknya sedikit menggosok kulit. Hal ini agar lebih menyerap pada kuli.

"Ada body lotion yang mengandung air, kalau yang mengandung air bisa mengalir dengan kekuatan air masuk ke lapisan kulit. Yang enggak punya air, harus dibantu dengan gerakan menggosok. Akan berminyak akhirnya, ada semacam cairan berminyak," kata Nurul dikutip Antara.

Lanjut dia, tak dianjurkan mengoleskan pelembab di lokasi-lokasi tubuh yang memang sudah lembap karena bisa menimbulkan kondisi tak nyaman.

Loading...

"Biasanya akan gerah. Mengeluarkan keringat engak bisa, akhirnya menjadi biang keringet. Bisa gatal akhirnya bisa infeksi. Pastinya enggak nyaman," pungkas Nurul.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    33%

  • Ngakak!

    67%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more