Brilio.net - Pala merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang sering digunakan sebagai penyedap rasa makanan. Rempah yang memiliki nama lain Myristica Fragrans ini merupakan rempah asli Indonesia, tepatnya dari kepulauan Banda, Maluku.

Rempah ini juga digemari dan diekspor ke benua Eropa sebagai bahan obat-obatan, kosmetik, hingga makanan.

Pala juga terkenal karena banyak manfaat kesehatannya. Minyak esensial dari ekstrak pala sangat baik untuk kesehatan, dan biasa digunakan dalam pengobatan alternatif dan herbal.

Sebenarnya, sejak zaman kuno, pala telah digunakan sebagai obat untuk berbagai kondisi atau bahkan meningkatkan kesehatan secara umum. Manfaat ini dikarenakan adanya kandungan protein, karbohidrat, minyak atsiri, sodium, kalsium, vitamin (A, C, B1), asam oleanolat, dan lain sebagainya.

Meski ukurannya kecil, biji pala kaya akan senyawa tanaman yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh manusia. Memiliki berbagai macam kandungan nutrisi, membuat buah pala sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Loading...

Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan yang ditawarkan pala, brilio.net lansir dari healthbenefitstimes.com dan healthline.com pada Rabu (7/10).

1. Meningkatkan konsentrasi.

foto: freepik.com

Sepanjang zaman kuno, peradaban Romawi dan Yunani menggunakan pala sebagai sejenis tonik otak. Buah pala dapat bermanfaat untuk menghilangkan kelelahan dan juga stres.

Jika seseorang menderita kecemasan atau depresi, pala juga bisa menjadi pengobatan yang bagus. Pala biasanya akan meningkatkan konsentrasi otak, sehingga seseorang bisa menjadi lebih efektif sekaligus terkonsentrasi di kantor atau bahkan di sekolah.

2. Pereda nyeri.

foto: freepik.com

Pala juga merupakan obat penenang yang sangat efektif. Pada kenyataannya, pala benar-benar merupakan makanan pokok dalam pengobatan Tiongkok kuno.

Orang Cina memanfaatkan bumbu tersebut untuk mengatasi peradangan serta sakit perut. Untuk meredakan nyeri, gunakan minyak pala ke area yang merasa nyeri.

3. Mengobati gangguan pencernaan.

foto: freepik.com

Seseorang yang mengalami gangguan pencernaan seperti diare, masalah usus, perut kembung, dan sebagainya, dapat menggunakan pala sebagai obatnya.

Minyak pala mengurangi sakit perut dengan menghilangkan kelebihan gas melalui usus. Pala juga dapat meningkatkan nafsu makan pada seseorang.

4. Menghilangkan bau mulut.

foto: freepik.com

Karena sifat antibakterinya, pala juga dapat mengobati halitosis atau bahkan bau mulut. Bau mulut pada umumnya merupakan hasil dari penumpukan bakteri di dalam mulut.

Pala dapat dengan mudah membersihkan area mulut dari bakteri tersebut. Selain itu, pala juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah gusi dan sakit gigi.

5. Detoksifikasi hati dan ginjal.

foto: freepik.com

Detoksifikasi adalah faktor penting dalam kesehatan yang baik. Polusi, stres, obat-obatan bersama dengan zat eksternal lainnya dapat menyebabkan penumpukan racun di dalam organ tubuh.

Hati dan ginjal adalah dua organ di mana penumpukan racun ini umumnya berkembang. Pala dapat membersihkan hati dan ginjal serta membuang racun dalam tubuh. Buah pala juga bagus untuk menghentikan dan melarutkan batu ginjal.

6. Sebagai perawatan kulit.

foto: freepik.com

Pala sebenarnya dapat membantu wanita mendapatkan kulit yang lebih halus dan lebih sehat dengan membantu mengatasi sejumlah masalah kulit.

Lulur yang terbuat dari bubuk pala dan bubuk lentil jeruk akan membantu menghilangkan komedo, sejenis jerawat yang terlihat sebagai pori-pori yang tersumbat minyak berlebih dan sel kulit mati pada wajah.

Selain itu, pala juga bisa membantu menghilangkan bekas luka jerawat dengan mencampur bubuk pala dengan sedikit madu untuk membuat pasta, yang kemudian dioleskan pada bekas jerawat.

7. Mengatasi insomnia.

foto: freepik.com

Selama beberapa generasi, pala telah disarankan sebagai obat rumahan untuk mengatasi insomnia. Sejumput pala dalam susu hangat dapat digunakan sebagai ramuan untuk mengatasi insomnia.

Hal ini dikarenakan pala memiliki kandungan magnesium yang tinggi sehingga dapat mengurangi ketegangan saraf, dan bahkan memberi energi pada pelepasan serotonin yang menghasilkan perasaan rileks. Hormon serotonin ini diubah menjadi melatonin di dalam otak, yang merupakan penginduksi tidur, mengurangi individu dari masalah insomnia.

8. Menjaga kesehatan otak.

foto: freepik.com

Pala mengandung minyak esensial yang dikenal sebagai myristicin dan macelignan. Jenis senyawa ini telah terbukti mengurangi degradasi jalur saraf dan fungsi kognitif, yang biasanya menyerang individu dengan demensia atau penyakit Alzheimer.

Penelitian menunjukkan myristicin dan macelignan memperlambat efek tersebut, dan menjaga otak manusia berfungsi pada tingkat yang normal dan sehat.

9. Menjaga kesehatan mulut.

foto: freepik.com

Komponen antibakteri aktif pala akan membantu memerangi keadaan seperti halitosis, atau disebut sebagai bau mulut. Pala berperan membunuh bakteri yang memicu kondisi ini dengan meningkatkan kekebalan gusi dan gigi.

Untuk alasan inilah pala dan ekstraknya biasanya terdapat dalam pasta gigi dan juga obat kumur, khususnya dalam jenis organik atau herbal.

2 dari 2 halaman

10. Mengobati leukimia.

foto: freepik.com

Penelitian menunjukkan bahwa senyawa metanolik tertentu dalam pala dan minyak atsiri ternyata dapat merangsang kematian sel (apoptosis) pada sel leukemia, sehingga menghentikan penggandaan dan metastasis jenis kanker darah yang umumnya menyerang anak-anak ini.

11. Menurunkan tekanan darah tinggi.

foto: freepik.com

Kandungan mineral dalam buah pala sangat berguna untuk menjaga fungsi organ. Salah satu mineral yang terdapat dalam pala yaitu kalium. Kalium adalah vasodilator, yang dapat melemaskan pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah dan mengurangi ketegangan pada sistem kardiovaskular.

12. Menjaga kesehatan tulang.

foto: freepik.com

Buah pala dipercaya dapat digunakan untuk menjaga kesehatan tulang. Kandungan kalsium dalam pala dapat meningkatkan kesehatan tulang dengan berkontribusi pada perbaikan dan pertumbuhan, sekaligus meredakan gejala osteoporosis.

13. Mengobati anemia.

foto: freepik.com

Kandungan zat besi dalam buah pala dapat meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh dan menurunkan kemungkinan seseorang mengalami gejala kekurangan zat besi dan kurang sel darah merah, atau juga disebut sebagai anemia.

14. Mengobati peradangan.

foto: freepik.com

Peradangan kronis dikaitkan dengan banyak kondisi kesehatan yang merugikan, seperti penyakit jantung, diabetes, dan radang sendi. Pala kaya akan senyawa antiinflamasi yang disebut monoterpen, termasuk sabinene, terpineol, dan pinene. Senyawa-senyawa inilah yang dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh.

15. Meningkatkan libido.

foto: freepik.com

Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa pala dapat meningkatkan dorongan dan kinerja seks. Beberapa orang menduga efek ini karena kemampuannya untuk merangsang sistem saraf, bersama dengan kandungan senyawa tanaman yang kuat. Sehingga pala dapat meningkatkan kinerja seks pada manusia.