Brilio.net - Banyak cara dilakukan warga Jakarta dalam mengisi liburan panjang kali ini. Mereka yang berkantong tebal, memilih menghabiskan liburan ke luar kota. Tapi, bagaimana mereka yang tak punya cukup uang untuk berlibur? Ibarat lagu Iwan Fals berjudul Libur Kecil Kaum Kusam, mereka punya cara sendiri dalam menikmati liburan.

Cukup memilih City Tour gratis dengan memanfaatkan bus pariwisata yang disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kendati mereka harus rela antre untuk menikmatinya. Seperti pantauan brilio.net, Kamis (24/12) sore di halte Masjid Istiqlal, antusiasme masyarakat urban Jakarta yang ingin keliling kota dengan bus tingkat gratis ini meningkat dibanding hari libur biasanya.

 Kocek cekak bukan halangan piknik di Jakarta, ada City Tour gratis!

Bahkan mereka rela antre hingga lebih dari 1 jam agar bisa menikmati suasana Jakarta. Apalagi, hanya ada empat unit bus yang beroperasi melayani wisawatan. Dua bus melewati rute Bundaran Hotel Indonesia (HI)–Kota Tua, sementara dua bus lainnya melayani rute Bundaran HI–Pasar Baru. Rute pertama biasanya ditempuh dalam waktu 90 menit, sementara rute kedua biasa ditempuh 60 menit.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

"Hari ini saya membawa dua anak saya. satu berumur enam tahun dan yang digendong ini berumur dua tahun. Saya juga membawa anak tetangga yang ingin jalan-jalan," kata Isa, 30, yang mengaku selalu memanfaatkan bus keliling Jakarta pada setiap liburan.

 Kocek cekak bukan halangan piknik di Jakarta, ada City Tour gratis!

Isa mengaku naik bus keliling kota adalah cara murah untuk berlibur. Dia tidak kepikiran berlibur ke luar kota seperti kebanyakan orang dalam mengisi liburan panjang. Pekerjaan suaminya yang hanya pedagang kaki lima yang mangkal di sekitar Masjid Istiqlal menurutnya tidak cukup untuk berlibur ke taman rekreasi di luar kota yang umumnya membutuhkan biaya tidak sedikit.

 Kocek cekak bukan halangan piknik di Jakarta, ada City Tour gratis!

Wisata bus keliling kota tidak hanya diminati orang tua yang membawa serta anak-anak mereka, tapi juga para remaja. Sejumlah remaja tidak ketinggalan untuk antre agar bisa naik bus gratis ini. Anita, misalnya, bersama tiga temannya datang dari Bekasi hanya untuk jalan-jalan ke beberapa tempat wisata seperti Kota Tua. "Kurang lengkap rasanya jika belum naik naik bus tingkat gratis ini," ujar Anita.

Ya, begitulah cara masyarakat urban Jakarta yang tak mau ketinggalan menikmati liburan meski hanya sekadar berkeliling kota. Sebab, sejatinya mereka juga punya keinginan yang sama, membahagiakan keluarga saat liburan.

(brl/pep)

(brl/pep)