×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Ngobrol lewat pesan instan bikin mental sehat, ini penjelasannya

View Image

0

BRILIO » Ilmiah

Ngobrol lewat pesan instan bikin mental sehat, ini penjelasannya

foto: pixabay.com

Berkutat dengan media sosial, termasuk aplikasi pesan instan, tak selamanya buruk.

01 / 07 / 2019 07:38

Brilio.net - Aplikasi pesan instan sekarang ini jadi andalan orang banyak dalam berkomunikasi dengan orang lain. Banyak kelebihan yang ditawarkan aplikasi pesan instan ini. Mulai dari kemudahan mengirim pesan dalam waktu singkat hingga tambahan emoji-emoji untuk mewakili perasaan pengirim pesan. Tak mengherankan, lama-lama aplikasi pesan instan menjadi sarana ngobrol panjang lebar, terlebih bagi orang-orang yang jarang berkumpul secara langsung.

Nah, ternyata berkomunikasi atau ngobrol lewat pesan instan memberikan manfaat bagi kesehatan mental seseorang, lho. Dilansir Brilio.net dari Antara, Senin (1/7), sebuah penelitian berjudul "Psychosocial Outcomes Associated with Engagement with Online Chat Systems" yang dimuat di International Journal of Human-Computer Studies menunjukkan berkirim pesan instan membuat seseorang jauh dari rasa kesepian.

"Ada banyak perdebatan tentang apakah menghabiskan banyak waktu di media sosial buruk untuk kesejahteraan, tapi yang kami temukan tidak seburuk itu. Semakin banyak seseorang menghabiskan waktu di WhatsApp, semakin mereka merasa dekat ke teman dan keluarga dan kualitas hubungan membaik," kata Profesor Linda Kaye dari Edge Hill University, dikutip dari laman NDTV.

Penelitian tersebut meminta 200 peserta, terdiri dari 158 perempuan dan 42 laki-laki berusia sekitar 24 tahun, menggunakan WhatsApp selama periode penelitian. Peserta diminta menggunakan WhatsApp sekitar 55 menit sehari, terutama untuk obrolan dalam grup.

Menurut studi tersebut, bergabung dengan grup membuat pengguna WhatsApp tidak terlalu kesepian.

Loading...

"Semakin erat ikatan persahabatan dan semakin besar seseorang merasa terhubung dengan grup WhatsApp, berhubungan secara positif terhadap kepercayaan diri dan kompetensi sosial," kata Kaye.

Studi ini berusaha meneliti bagaimana faktor-faktor yang berkaitan dengan hubungan sosial berpengaruh terhadap penggunaan teknologi dan kesejahteraan psikososial.

Menurut Kaye, teknologi seperti WhatsApp dapat berpengaruh terhadap hubungan sosial dan peluang komunikasi yang ada serta berpengaruh terhadap kesejahteraan penggunanya.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    100%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more