Brilio.net - Fenomena alam gerhana matahari merupakan fenomena langka yang menarik untuk disaksikan. Fenomena gerhana matahari sendiri adalah fenomena yang terjadi di mana matahari, bulan, dan bumi berada pada garis sejajar.

Posisi sejajar antara matahari, bulan dan bumi ini membuat matahari menjadi berbentuk seperti cincin. Bentuk yang unik dan jarang terjadi inilah yang menarik minat sebagian besar orang untuk menyaksikannya.

Fenomena yang selalu ditunggu-tunggu ini ternyata akan terjadi dalam waktu dekat, yaitu pada Minggu (21/6) dan dapat disaksikan di sebagian besar wilayah Indonesia, di waktu yang berbeda di tiap provinsinya.

Gerhana matahari diprediksi akan hadir pada pukul 13.00 WIB. Bagi yang berniat untuk melihat gerhana matahari ini tentu saja harus menyiapkan kaca mata hitam, karena nggak dianjurkan melihat gerhana matahari dengan mata telanjang.

Hadirnya gerhana matahari pada tanggal 21 Juni juga menghadirkan fakta menarik. Berikut 5 fakta gerhana matahari cincin yang bisa dilihat dari beberapa daerah di Indonesia, seperti dirangkum brilio.net dari Liputan6 dan berbagai sumber lainnya pada Jumat (18/6).

Loading...

1. Jakarta dan Yogyakarta tak bisa menyaksikan fenomena gerhana matahari cincin 21 Juni.

wilayah gerhana Unsplash

foto: unsplash.com

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gerhana matahari cincin ini nantinya akan melewati 432 kota yang terbagi di 31 provinsi di Indonesia, namun tak semua kota bisa menyaksikan fenomena ini.

"Adapun di 83 pusat kota lainnya, yaitu dua kota di Bengkulu, tujuh kota di Lampung, sepuluh kota Jawa Tengah, dan tujuh kota di Jawa Timur, serta semua kota di Jawa Barat (terkecuali Indramayu), Banten, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta tidak akan dilalui gerhana ini, karena nilai magnitudo gerhananya kurang dari 0. Karena itu seluruh fase gerhana di kota-kota ini tidak akan teramati," papar BMKG.

2. Gerhana matahari muncul lebih awal di Aceh.

wilayah gerhana Unsplash

foto: unsplash.com

Aceh adalah kota paling awal yang akan menyaksikan gerhana matahari cincin ini, karena di Sabang, Aceh, gerhana bisa saja terjadi di pukul 13.16 WIB. Meski begitu, puncak gerhana matahari akan berbeda di setiap kota.

Sedangkan kota yang paling terakhir menyaksikan gerhana matahari cincin ini adalah Agats, Papua, pada pukul 17.37 WIT.

3. Indonesia bukan satu-satunya negara yang bisa menyaksikan fenomena gerhana matahari cincin.

wilayah gerhana Unsplash

foto: unsplash.com

Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang bisa menyaksikan fenomena ini, namun masih ada beberapa negara yang juga melewati garis khatulistiwa yang bisa menyaksikan fenomena gerhana matahari cincin ini.

Menurut BMKG, wilayah yang terlewati jalur cincin pada GMC Minggu 21 Juni 2020 antara lain Kongo, Sudan Selatan, Ethiopia, Yaman, Oman, Pakistan, India, China, dan Samudera Pasifik.

4. Daerah Kepanjen, Jawa Timur akan jadi daerah yang paling singkat yang menyaksikan fenomena gerhana matahari cincin 21 Juni 2020 ini.

wilayah gerhana Unsplash

foto: unsplash.com

Nantinya daerah Kepanjen, Jawa Timur akan menyaksikan fenomena ini dengan waktu paling singkat di 3 menit 17 detik saja, dan daerah yang menyaksikan paling lama adalah daerah Sabang, Aceh, dengan durasi 27 menit 11 detik.

5. Ada 31 daerah di Indonesia yang akan menyaksikan Fenomena Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020, ini daftarnya.

wilayah gerhana Unsplash

foto: unsplash.com

1. Aceh (puncak gerhana pukul 14.40 WIB)

2. Sumatera Utara (puncak gerhana pukul 14.48 WIB)

3. Sumatera Barat (puncak gerhana pukul 14.54 WIB)

4. Riau (puncak gerhana pukul 14.57 WIB)

5. Bengkulu (puncak gerhana pukul 14.59 WIB)

6. Jambi (puncak gerhana pukul 15.00 WIB)

7. Kepulauan Riau (puncak gerhana pukul 15.06 WIB)

8. Sumatera Selatan (puncak gerhana pukul 15.04 WIB)

9. Lampung (puncak gerhana pukul 15.07 WIB)

10. Kepulauan Bangka Belitung (puncak gerhana pukul 15.10 WIB)

11. Jawa Barat (puncak gerhana pukul 15.14 WIB)

12. Jawa Tengah (puncak gerhana pukul 15.18 WIB)

13. Jawa Timur (puncak gerhana pukul 15.21 WIB)

14. Kalimantan Barat (puncak gerhana pukul 15.17 WIB)

15. Kalimantan Tengah (puncak gerhana pukul 15.22 WIB)

16. Kalimantan Selatan (puncak gerhana pukul 16.25 WITA)

17. Kalimantan Timur (puncak gerhana pukul 16.26 WITA)

18. Kalimantan Utara (puncak gerhana pukul 16.25 WITA)

19. Bali (puncak gerhana pukul 16.24 WITA)

20. Nusa Tenggara Barat (puncak gerhana pukul 16.27 WITA)

21. Nusa Tenggara Timur (puncak gerhana pukul 16.27 WITA)

22. Sulawesi Barat (puncak gerhana pukul 16.29 WITA)

23. Sulawesi Selatan (puncak gerhana pukul 16.30 WITA)

24. Sulawesi Tengah (puncak gerhana pukul 16.30 WITA)

25. Sulawesi Tenggara (puncak gerhana pukul 16.32 WITA)

26. Gorontalo (puncak gerhana pukul 16.31 WITA)

27. Sulawesi Utara (puncak gerhana pukul 16.32 WITA)

28. Maluku Utara (puncak gerhana pukul 17.34 WIT)

29. Maluku (puncak gerhana pukul 17.35 WIT)

30. Papua Barat (puncak gerhana pukul 17.36 WIT)

31. Papua (puncak gerhana pukul 17.37 WIT)