Brilio.net - Perusahaan milik Meta, Instagram baru-baru ini meminta beberapa pengguna agar mengirimkan video selfie. Hal ini dianjurkan untuk memverifikasi bahwa mereka adalah benar-benar manusia, bukan bot. Hal ini dilansir dari cuitan konsultan media sosial, Matt Navarra, di akun Twitter-nya pada Senin (15/11).

Berkaitan dengan hal tersebut, Instagram terus mengupayakan untuk memberantas akun bot yang berfungsi sebagai spam. Akun-akun ini biasanya digunakan secara artifisial untuk memperbanyak tingkat likes atau followers.

Menurut laporan dari XDA Developers pada Selasa (16/11), Instagram sempat menerapkan aturan ini. Naasnya, fitur tersebut mengalami kendala teknis sehingga baru diterapkan di tahun berikutnya.

Instagram minta user verifikasi melalui video selfie © 2021 brilio.net

foto: XDA Developers

Dalam tahap verifikasi, Instagram memerlukan seluruh bagian sudut dari wajah pengguna dalam video selfie. Selain Instagram, adapun aplikasi pencari jodoh atau dating apps seperti Tinder dan Bumble yang membutuhkan verifikasi dengan cara mengunggah selfie.

Kurang lebih sama polanya, pengguna harus menunjukkan wajah dari berbagai sudut. Selebihnya, verifikasi video selfie dari Instagram dikatakan merupakan tahap verifikasi yang sangat kokoh. Oleh karena itu, tidak akan mudah bagi para pengguna spam bot untuk menebusnya.

(brl/lea)