Brilio.net - Meta, nama baru Facebook, mengenalkan fitur terbaru untuk anak perusahaannya, Instagram, bernama fitur Add Yours. Fitur ini akan berguna untuk memudahkan penggunanya menambahkan stiker interaktif pada Instagram Story mereka.

Awalnya, fitur ini dilakukan uji coba hanya di Indonesia dan Jepang, namun sekarang telah disebarluaskan secara global.

Setelah pengguna menyisipkan stiker pada Story, pengguna lain dapat menggunakan opsi fitur Add Yours di dalamnya dan dapat membagikan foto atau video mereka pada Story dengan cara membuat thread baru. Sebagai contoh, pengguna dapat memposting gaya foto terbaru pada Story mereka dan bertanya ke followers mereka untuk membagikan kegiatan yang sama dengan stiker Add Yours ini. Maka dari itu, fitur ini akan tersedia bagi yang sudah mengunduh Instagram versi terbaru saat ini.

Para pengguna bisa menggunakan fitur ini dengan memilih dari bar navigasi atas setelah memotret atau mengunggah konten Story. Setelah itu, pengguna dapat memilih stiker Add Yours untuk memulai thread yang akan dipublikasi. Di sisi lain, pengguna juga bisa membalas stiker Add Yours dengan mengetuk opsi dan menaruhnya pada Story.

Add Yours dari Instagram kurang lebih sama dengan fitur "Duet" dari TikTok, di mana pengguna dapat menggunakan video baru untuk membuat konten. Meski begitu, fitur baru dari Instagram ini sedikit berbeda di mana pengguna dapat melihat postingan lain yang berlanjut pada thread, sementara Duet dari TikTok tidak menunjukkan semua video berduel yang terupload.

Selebihnya, stiker-stiker interaktif berupa sliders, polls, quiz sudah ada di Instagram. Instagram juga mengumumkan bahwa dia juga berusaha agar aplikasi ini bisa digunakan anak-anak. Mengingat pengguna Instagram harus setidaknya berumur 13 tahun, usaha ini sekarang masih dalam proses pembuatan.

Selain itu, Instagram juga berinisiatif untuk mengetahui tanggal lahir para penggunanya, dengan tujuan melindungi anak muda. Pengguna yang tidak menunjukkan usianya akan diminta terus oleh pihak Instagram untuk mencatat usia mereka berulang kali, sehingga mau mengakui.

(brl/pep)