Brilio.net - Baru-baru ini viral video pengendara yang melakukan aksi bahaya dengan bonceng tiga menggunakan motor. Pengendara tersebut menjadi viral karena menerobos hingga ke jalan tol.

Dari video viral diketahui pengendara yang menerobos merupakan seorang gadis. Dengan motor roda dua, ia membonceng kedua temannya. Selain bonceng tiga menggunakan motor dan masuk jalan tol, gadis ini juga nggak menggunakan helm.

Pengendara tersebut akhirnya terjatuh setelah sang pengemudi menyenggol salah satu mobil di jalan tol. Dikutip brilio.net dari Antara, Senin (31/8), PT Jasa Marga (Persero) Tbk sudah mengamankan ketiga pengendara yang menerobos jalan tol. Pihak Jasa Marga sendiri sangat menyayangkan aksi berbahaya dari ketiga gadis ini karena bisa membahayakan banyak pengendara ban yang utama membahayakan bagi mereka sendiri.

"Jasa Marga sangat menyayangkan tindakan pengendara motor yang masuk dan menggunakan jalan tol hingga membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya," ucap General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Toll Road Regional Division Widiyatmiko Nursejati seperti brilio.net kutip dari Antara.

Berdasarkan keterangan dari Widiyatmiko Nursejati, para pengendara ini melakukan aksi nekat berujung kecelakaan ini pada Minggu (30/8) pada pukul 14.30. Kejadian ini sendiri terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 8 ke arah Jakarta, dan terlibat kecelakaan setelah pengendara motor menyenggol mobil SUV.

Loading...

tiga gadis terobos jalan tol Instagram

tiga gadis terobos jalan tol-Instagram/warung_jurnalis

"Mereka terjatuh usai menyenggol kendaraan Pajero di lajur 4. Berdasarkan kronologis dan keterangan pengendara motor, yang bersangkutan panik karena merasa dikejar mobil tak dikenal," ujar Widiyatmiko.

Berdasarkan keterangan dari pengendara motor, mereka masuk melalui Gerbang Tol Bekasi Timur menuju arah Cikampek dan kemudian putar balik ke arah Jakarta setelah sampai di KM 8 Tol Jakarta-Cikampek. Aksi nekat ketiga gadis ini membuat mereka dikejar petugas kepolisian hingga akhirnya berhasil diamankan.

Menurut Widiyatmiko, larangan motor masuk jalan tol ini memang diperuntukan demi keamanan pengendara sepeda motor. Jalan tol memang hanya diperuntukan kendaraan roda empat karena kendaraan roda empat juga memiliki kecepatan lebih tinggi dibandingkan kendaraan roda dua.

Menurut Widiyatmiko, larangan masuk tol bagi sepeda motor juga sudah di taruh di setiap Gerbang Tol agar para pengendara roda dua tak masuk jalan tol dan nggak membahayakan pengendara lain.

"Rambu-rambu larangan masuk telah kami pasang di setiap akses masuk tol. Jika motor masuk tol, maka seperti yang terjadi kemarin, pengendara tersebut akan dikejar untuk kemudian digiring ke pintu keluar oleh petugas layanan jalan tol, Satgas Kamtib maupun Patroli Jalan Raya (PJR), dan akan dikenakan tindakan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku," jelas Widiyatmiko.