Brilio.net - Mendapat orderan yang banyak tentu jadi berkah bagi para driver ojek online. Tapi belakangan ini, driver harus harap-harap cemas ketika ada orderan masuk dengan jumlah yang tinggi. Sebab bisa jadi itu adalah orderan fiktif. Ditambah lagi sekarang banyak orang yang mencoba membuat prank dengan mengerjai driver dengan cara order fiktif seperti itu.

Namun kali ini muncul lagi modus baru order fiktif di aplikasi ojek online. Modusnya ini nggak cuma merugikan drivernya saja, melainkan orang lain juga. Modusnya adalah dengan mengirimkan orderan makanan ke alamat orang lain. Tentu saja ini membuat orang yang tidak pesan terkaget-kaget.

Peristiwa itu dialami oleh pengguna Twitter @kucing_gemes. Belum lama ini ia mengunggah kisah tak mengenakkan tersebut dan viral di media sosial.

fiktif ojek online ke alamat orang lain © Twitter/@kucing_gemas

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

foto: Twitter/@kucing_gemes

Diceritakan kalau ia tiba-tiba dikirim chat oleh seorang driver ojek online. Driver itu mengatakan mau mengantar makanan pesanan. Tentu saja pernyataan driver itu membuat si pemilik akun @kucing_gemes kaget. Padahal ia tak merasa pesan makanan lewat ojek online sama sekali. Terlebih, saat itu ia yang berkuliah di Jogja ini sedang pulang kampung ke Bali. Sementara driver tersebut ada di Jogja.

Sang driver mengungkapkan nama pemesannya adalah Nadja. Pelaku order fiktif ini tak membalas chat yang dikirim oleh driver. Nadja juga tidak mengangkat panggilan telepon sang driver. Sontak saja driver yang tak disebutkan namanya ini kebingungan setengah mati. Apalagi pesanan makanan dari restoran cepat saji ternama itu cukup banyak dan tagihannya belum dibayar.

Akhirnya @kucing_gemes meminta tolong temannya yang ada di Jogja untuk membantu sang driver. Teman-temannya itulah yang membeli pesanan dari pengorder fiktif itu. Meski demikian, aksi Nadja ini masih membuat @kucing_gemes emosi. Pun dengan warganet yang membaca kisah itu.

fiktif ojek online ke alamat orang lain © Twitter/@kucing_gemas

foto: Twitter/@kucing_gemes

Usai diunggah di Twitter beberapa waktu lalu, curhatan warganet itu pun viral. Hingga kini cuitan tersebut telah di-retweet sebanyak lebih dari 8.000 kali. Sumpah serapah dituliskan warganet kepada Nadja di kolom komentar cuitan itu.

"Nanti kalo Tuhan marah, diprank mati dah dikubur tapi ternyata idup lagi baru tau rasa kau disana," kata akun @djancuo, seperti dikutip brilio.net pada Senin (16/12).

"Sumpah ini gaklucu. :')," ujar akun @sulisrahmadani.

"Sialan tuh manusia. Bisa bisanya ngerjain orang," tulis akun @junirachmatp.

(brl/gib)