Brilio.net - Gempa bumi berskala 5,6 Magnitudo mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu (21/11) pukul 13.21 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa bersumber dari 10 km barat daya Cianjur dengan kedalaman 10 km, dan tidak berpotensi tsunami. Gempa tersebut terjadi akibat adanya sesar Cimandiri dan termasuk dalam gempa dangkal dengan melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya.

Gempa Cianjur tersebut memakan korban jiwa. BMKG mencatat, hingga Selasa (22/11) korban meninggal akibat gempa tersebut sejumlah 268 orang. Sebanyak 122 dari 268 jenazah sudah teridentifikasi identitasnya. Sementara itu, masih ada korban hilang sejumlah 151 orang. Hingga saat ini, tim BMKG masih mengupayakan pencarian.

Selain itu, korban luka-luka yang diperoleh dari data BNPB sampai Selasa sore sebanyak 1.083 orang. Kemudian untuk yang mengungsi ada sejumlah 58.362 orang. Tak hanya korban jiwa, sejumlah gedung seperti rumah warga hingga bangunan sekolah rusak parah akibat gempa bumi.

Kerusakan sekolah yang meliputi ruangan kelas ini juga dialami oleh pemilik akun TikTok @salwa8468. Namun, diketahui sebelum adanya gempa, murid-murid yang duduk di kelas 11 MIPA 5 itu membuat konten iseng yang viral beberapa waktu lalu. Mereka membuat konten viral menjatuhkan barang dengan sengaja lalu memberikan rekomendasi lagu 'Sikok Bagi Duo.'

"Woi, woi, bang bang kelasnya jatuh bang," panggil salah seorang teman.

kelas ambruk gempa Cianjur © TikTok/@salwa8468

foto: TikTok/@salwa8468

"Oh iya lupa, lagi dengerin sikok bagi duo," ujarnya.

Tak disangka, konten iseng tersebut justru menjadi kenyataan. Gempa berkekuatan 5,6 Magnitudo tersebut merusakkan ruang kelas yang biasa menjadi tempat belajar mereka.

(brl/tin)