Brilio.net - Sebuah video ramai diperbincangkan di media sosial TikTok. Postingan video yang diunggah oleh akun @adisupriadi314 memperlihatkan suasana pernikahan di sebuah desa.

Acara tersebut tampak meriah dengan kehadiran sejumlah warga, serta diiringi oleh penyanyi. Semakin meriah dengan adanya saweran.

Namun, bukan kemeriahan dari saweran itu yang jadi sorotan, melainkan lokasi tempat saweran itu berlangsung. Menurut keterangan dalam video, saweran pengantin ini dilakukan persis di tengah jalan. "Ngantri disawer (silang) ngantri mau lewat (centang)," tulis Adi Supriadi dalam video.

saweran tengah jalan © 2021 TikTok

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

foto: TikTok/@adisupriadi314

Acara saweran pengantin yang digelar di tengah jalan membuat para pengendara yang ingin lewat harus menunggu hingga acara selesai. Dalam video tampak pengguna motor hingga mobil angkutan umum berbaris mengantre di sepanjang jalan.

saweran tengah jalan © 2021 TikTok

foto: TikTok/@adisupriadi314

Menurut keterangan pengunggah, acara saweran yang dilakukan di tengah jalan sudah mendapatkan izin dan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait. Saweran pengantin itu juga tidak berlangsung lama.

"iya kok pd ngehujat ya, pdhl pihak keluarga jg udh koordinasi dgn bbrp pihak terlibat.. lagian itu gk full d jln, cm bbrp menit aja buat sawer," jelas Adi.

Video yang diunggah pada Agustus lalu itu mendapat beragam komentar dari warganet. Sebagian ada yang kontra dengan hajatan di tengah jalan, yang lainnya tidak keberatan selama ada izin dari pihak berwenang.

"kesel bgt gasih apalagi kalo mau brgkt kerja ya allah," ungkap akun @zyz849.

"takutnya yg kemacetan marah terus doain yg jelek2," kata Ipang Nurmuhamad.

"walaupun sudah izin seharusnya dikasih jalan sedikit sih buat orang lewat. klau pihak desa ga ngasih tau berarti pihak desanya jg salah," timpal Gibs.

"yg bilang nyewa gedung , dia mau biayain gedungnya? di kampung mana ada gedung," kata Kuya-kuya.

@adisupriadi314 #sawerpanganten #adatsunda #weddingtiktok #weddingsunda original sound - Utimomgustiawan

(brl/pep)