Brilio.net - Indonesia saat ini tengah memasuki musim penghujan. Bersamaan dengan itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun mengatakan bahwa sejumlah wilayah diprediksi akan mendapat akumulasi curah hujan dengan kriteria tinggi hingga sangat tinggi pada Februari 2021.

"Puncak musim hujan 2020/2021 diprediksikan untuk sebagian besar wilayah akan terjadi pada bulan Januari – Februari 2021 yang umumnya bertepatan dengan puncak Monsun Asia," kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal, dikutip brilio.net dari Merdeka, Selasa (9/2).

Pada daerah yang rendah dengan sistem drainase dan tata pembangunan yang tidak baik, kondisi tersebut lantas berpotensi mendatangkan banjir. Mirisnya, tak hanya sekedar merendam pemukiman, bencana banjir tersebut juga berdampak besar pada penghasilan petani ikan.

Dilansir dari akun TikTok @khoirunoct, banjir yang melanda daerah pemukimannya membuat tambak ikan keluarga Nisa jebol. Alhasil, ia pun terpaksa mengalami kerugian yang cukup besar. Kisahnya itu pun semakin terasa pilu jika mengingat bahwa pada malam sebelum banjir datang, ia bersama suami dan pegawainya tengah mempersiapkan bibit ikan mujair untuk panen musim selanjutnya.

"Kemarin masih happy karena niatnya hari ini panen ikan. Tadi malam masukin bibit," tulis @khoirunoct dalam video yang diunggahnya.

Loading...

gagal panen karena banjir © TikTok

foto: TikTok/@khoirunoct

Dari penuturan Nisa, diketahui bahwa banjir sendiri datang sekitar pukul 07.00 pagi. Sayang, dirinya tak mengatakan di mana lokasi banjir tersebut terjadi.

"Pagi 07.00 tanggul jebol, rumah kebanjiran. Ya Allah musibah tidak ada yang tahu," tulis @khoirunoct.

@khoirunoct

nangis ngeditnya

original sound - Aravannyallic Zevallo

Unggahan Nisa yang mengalami kerugian usai menebarkan benih ini lantas mengundang simpati warganet. Tak sedikit dari netizen kemudian menyemangati Nisa melalui kolom komentar posting-an yang sudah ditonton lebih dari 5 juta kali itu.

"Ya Allah... lemas aku bayanginnya, semoga kalian bersabar dan insya Allah segera diganti rezekinya," tulis akun queenveetha.

"Duh kak aku aja yg pelihara paling 2000an ikan nila lumayan gede modalnya gimana ini yang banyak bgt, semoga diganti yg terbaik kak," komentar akun Wahid Fajri.

"Betapa hancurnya hati aku lihat kayak gini.. nangis lemas banget asli sabar ya kak.. akan ada pelangi setelah ini yakin semangat semangat," tulis akun Ratnaapriani.

"Sabar ya kak,aku pernah rasainnya waktu mau panen lele, tiba-tiba lelenya ga nongol eh taunya sudah mati diracun tetangga yang iri," komentar akun freyabc.