Brilio.net - TikTok bisa dibilang adalah media sosial yang terhitung baru bila dibandingkan dengan Instagram, Facebook, atau media sosial lainnya. Namun pengguna TikTok sangat pesat pertumbuhannya, sehingga muncul banyak postingan unik di dalamnya. Salah satu kisah yang beberapa kali muncul di TikTok adalah kisah haru.

Kisah haru yang cukup menarik perhatian warganet adalah ketika kisah ayah dan anak yang sudah lama nggak berjumpa. Bahkan di antara kisah pertemuan seorang ayah dan anak ini ada beberapa yang bertemu karena dia memakai media sosial TikTok.

Kisah penuh haru di dalam ceritanya karena menggugah rasa sedih dan senang secara bersamaa. Kisah ini muncul bisa karena sang anak menjadi perantau atau malah ayahnya yang merantau untuk kerja dan mencari nafkah untuk keluarga.

Dilansir brilio.net dari berbagai sumber pada Sabtu (7/11), ini dia kumpulan kisah haru pertemuan ayah dan anak yang sudah lama tak berjumpa dan sempat viral di media sosial TikTok.

1. Kisah seorang ayah yang tak mengenali sang anak usai pulau dari perantauan.

Loading...

kisah haru ayah dan anak tiktok Berbagai sumber

foto: TikTok/@botak 1352

Pemuda ini menceritakan bahwa dia sudah bertahun-tahun nggak pulang karena harus bekerja di perantauan. Pada tahun 2020 ini dia memiliki kesempatan untuk pulang. Ketika pulang kampung, dia menemukan bahwa sang ayah ternyata sedang berada di gang depan jalan menuju rumah. Saking rindunya, sang anak lantas memanggil sang ayah. Namun setelah dipanggil, ternyata si ayah tak mengenali anaknya itu karena kondisi kedua mata sang ayah sudah mulai rabun.

2. Anak bertemu ayah namun terhalang pagar.

kisah haru ayah dan anak tiktok Berbagai sumber

foto: TikTok/@mci_yane

Kisah ini adalah kisah seorang ayah yang nggak bisa pulang karena bekerja di suatu proyek pembangunan. Meski proyek pembangunan dan rumah masih dalam satu kota, namun sang ayah ini hanya bisa pulang ke rumah ketika ada libur kerja.

Jarak yang masih bisa ditempuh dari rumah ke proyek pembangunan ini membuat sang istri berinisiatif mengajak sang anak bertemu dengan ayahnya ketika sang anak sedang rindu. Sambil bertemu sang suami, sang istri kerap membawa makanan untuk sang suami, dan nantinya akan diberikan oleh sang anak.

Namun pertemuan antara anak yang membawa makan dengan ayahnya ini menimbulkan kisah haru karena sang anak hanya bisa bertemu dengan ayahnya lewat lubang pagar proyek yang hanya sebesar wajah sang ayah. Kisah ini menyentuh hati netizen karena perjuangan keluarga ini.

3. Bertemu dengan salah satu anak kembarnya yang terpisah selama 20 tahun.

kisah haru ayah dan anak tiktok Berbagai sumber

foto: TikTok/@trenifitriyana

Seorang ayah berusia 59 tahun asal Tasikmalaya ini tak bisa menahan rasa bahagia setelah bisa bertemu dengan salah satu putri kembarnya yang sudah 20 tahun berpisah. Awalnya kedua anaknya Treni dan Trena terpisah ketika mereka merantau ke Ambon. Enceng Dedi sebagai ayah membawa Treni pulang ke Tasikmalaya dan menitipkan Trena di kerabatnya yang tak memiliki anak.

Setelah 20 tahun berlalu, Trena sudah bisa bertemu dengan saudara kembarnya Treni dan juga ayahnya, karena tak sengaja menggunakan fitur duet di aplikasi TikTok.

4. Bertemu dengan ayah yang hilang karena aplikasi TikTok.

kisah haru ayah dan anak tiktok Berbagai sumber

foto: thesun.com

Kisah ini adalah salah satu kisah haru pemuda Tiongkok bernama Long yang berhasil menemukan sang ayah setelah mengunggah potret sang ayah di aplikasi TikTok. Dilansir dari thesun.com, sang anak mengunggah video berisi foto sang ayah di aplikasi TikTok, nasib beruntung menghampirinya karena salah satu pengguna TikTok merasa pernah bertemu dengan dengan ayah pemuda Tiongkok ini.

Warganet yang merasa mengetahui keberadaan ayah Long ini akhirnya menghubungi Long dan langsung mengajak Long bertemu sang ayah yang ternyata sudah lama menjadi gelandangan.

5. Tangisan seorang anak yang sambut ayahnya.

kisah haru ayah dan anak tiktok Berbagai sumber

foto: TikTok/@edgar_sriantono

Menjadi pelaut berarti akan menjadi sosok ayah dan suami yang jarang terlihat di rumah. Hal ini karena pekerjaan mereka memang memerlukan waktu yang lama agar bisa kembali pulang. Hal ini dirasakan oleh salah seorang anak yang memiliki ayah seorang pelaut, yang akhirnya tak bisa menahan tangis ketika sang ayah akhirnya pulang dari pelayaran panjangnya.