Brilio.net - Hewan yang memiliki kulit unik biasanya dijadikan sebuah kerajinan tangan. Seperti kulit buaya yang pernah diubah menjadi tali pinggang, atau kulit ular yang biasa dijadikan bahan dasar tas kulit.

Tetapi, produksi itu sekarang dilarang karena binatang mulai diawasi untuk dilindungi pemerintah. Selain merusak ekosistem margasatwa, itu juga melanggar perundang-undangan tentang hewan.

Tak semua binatang kulitnya dialihfungsikan menjadi bahan kerajinan. Ada juga yang dilestarikan dan dibuat menjadi bahan lebih berguna, seperti kulit sapi yang sering kita temui untuk bedug.

Nah, sedikit berbeda dengan bulu hewan. Ada beberapa hewan yang sengaja dan legal bulunya dijadikan barang berguna. Misalnya saja bulu angsa dijadikan shuttlecock bulutangkis atau bulu domba yang dimanfaatkan sebagai bahan pembuat jaket.

Bicara bulu domba, melihatnya saja merasa gemas ya? Tapi apa jadinya kalau bulu domba tidak dicukur selama 4 tahun? Dikutip brilio.net dari thiswillblowmymind, Rabu (18/4), domba jantan satu ini bernama Chris yang sejak 4 tahun lalu tidak pernah dicukur bulunya dan dibiarkan lebat. Sang pemilik pun mencukurnya dan hasilnya mengejutkan. Simak foto-foto Chris selengkapnya sebagai berikut.

Loading...

1. Lihat nih Chris yang dulunya lebat banget.

chris domba © 2018 brilio.net

2. Ia pun sepertinya risih karena bulunya yang tebal ini.

chris domba © 2018 brilio.net

3. Tetapi, Chris ini domba yang sangat penurut lho.

chris domba © 2018 brilio.net

4. Tebal bulunya pun mencapai 8 cm.

chris domba © 2018 brilio.net

5. Seperti gulungan kasur yang halus.

chris domba © 2018 brilio.net

6. Ini nih saat Chris sudah dicukur, lebih terlihat segar ya.

chris domba © 2018 brilio.net

7. Kulitnya pun bisa digunakan sebagai bahan isi kasur.

chris domba © 2018 brilio.net

8. Kini Chris terlihat lebih seperti domba pada umumnya.

chris domba © 2018 brilio.net