Pengertian Sujud Sahwi

sujud  © pixabay.com

foto: pixabay.com

Allah SWT telah memberikan nikmat bagi umat Islam dengan mengutus rasul bagi hamba-Nya sehingga membuka kemungkinan untuk meniru beliau dalam setiap aspek kehidupan.

Termasuk dalam kekhilafan beliau pada saat melakukan sholat sehingga umat-Nya dapat meniru apa yang dilakukan beliau ketika lupa dalam sholat.

Pada suatu ketika, Nabi Muhammad SAW lupa rakaat pada saat mendirikan sholat. Setelah sholat selesai, beliau mendapat pertanyaan para sahabat, 'apakah ada perubahan jumlah rakaat sholat?'

Nabi Muhammad SAW menjawab, 'Saya hanyalah manusia biasa. Saya bisa lupa sebagaimana kalian lupa. Jika saya lupa, ingatkanlah saya. Jika kalian ragu tentang jumlah rakaat sholat kalian, pilih yang paling meyakinkan, dan selesaikan sholatnya. Kemudian lakukan sujud sahwi'. (HR. Bukhari & Muslim).

Kata 'sahwi' dapat diartikan sebagai 'lupa', disebut sujud sahwi dikarenakan sujud ini dilakukan ketika lupa dalam sholat.

Dengan itulah, sujud sahwi disyariatkan untuk menutup atau mengganti kelupaan yang terjadi di saat mendirikan sholat.