Cara membuat kuesioner.
foto: freepik.com
Ada beberapa langkah yang perlu diketahui dalam membuat kuesioner agar sesuai dengan tujuan dari penelitian, diantaranya sebagai berikut.
1. Membuat daftar variabel yang akan diukur.
2. Merumuskan pertanyaan penelitian yang sesuai dengan variabel.
Langkah kedua, merumuskan pertanyaan penelitian atau membuat kisi-kisi yang sesuai dengan indikator serta jumlah pertanyaan. Untuk meningkatkan validitas, diperlukan lebih dari satu pertanyaan agar bisa mengukur suatu variabel.
3. Menentukan jenis kuesioner penelitian.
Selanjutnya, peneliti menentukan jenis kuesioner yang dibutuhkan, yaitu kuesioner terbuka, tertutup, atau campuran. Menentukannya harus sesuai dengan informasi dan data yang dibutuhkan dalam penelitian.
4. Membuat pertanyaan lanjutan.
Langkah selanjutnya, membuat pertanyaan lanjutan. Jika kamu telah membuat kisi-kisi atau pertanyaan yang dibutuhkan untuk mengumpulkan informasi, maka setelahnya kamu dapat membuat pertanyaan lanjutan yang jelas dan detail guna menggali lebih dalam informasi yang dibutuhkan peneliti.
5. Uji coba kuesioner.
Pada tahap ini, kuesioner penelitian sudah bisa di uji coba untuk mengukur seberapa baik isi kuesioner. Dengan survei lapangan, kamu dapat menguji kuesioner penelitian, supaya dapat memperbaiki kekurangan atau ada pertanyaan yang perlu ditambah dan sebagainya.
Recommended By Editor
- Medicare berbagi kado manis untuk sosok Ibu, pejuang keluarga yang lembut dan kuat
- Sampel adalah: arti, manfaat, dan cirinya
- Seperti ibu tangguh namun lembut, Medicare tawarkan sabun perlindungan keluarga 48 jam tanpa iritasi
- Orientasi adalah, ketahui tujuan, fungsi, dan jenisnya
- Westernisasi adalah: arti, fungsi dan dampaknya bagi kebudayaan
- Hipotesis adalah pernyataan sementara, ketahui ciri-ciri dan jenisnya
- Ideologi adalah kumpulan gagasan, pahami pengertian dan macamnya































