Brilio.net - Salah satu profesi yang tergolong berat dan menanggung banyak risiko adalah antariksawan. Pekerjaan mereka adalah meneliti, sampai terbang untuk menjelajahi luar angkasa.

Butuh biaya yang tidak sedikit untuk melakukannya. Selain itu, teknologi canggih pun sangat diperlukan agar keselamatan antariksawan terjamin.

Tapi apa jadinya jika seorang antariksawan tidak bisa pulang kembali ke Bumi? Meski terdengar seperti tak mungkin, tapi kejadian tersebut memang pernah terjadi di dunia nyata.

Kejadian antariksawan tak bisa pulang ke Bumi dialami oleh kosmonaut (sebutan antariksawan Rusia) asal Uni Soviet bernama Sergei Krikalev.

Uniknya, Krikalev tidak bisa balik ke Bumi bukan karena terkendala teknologi, tapi tidak punya ongkos. Peristiwa tak masuk akal dan terdengar lucu yang dialami Krikalev terjadi di saat negaranya Uni Soviet bubar pada 1991.

Bagaimana kisah selengkapnya? Berikut brilio.net lansir dari laman berita rbth.com pada Kamis (21/3).

kisah unik Sergei Krikalev Berbagai sumber

foto: Twitter/@hologramvin

Krikalev adalah seorang insinyur penerbangan yang dilatih dan disertifikasi oleh agen ruang angkasa Uni Soviet. Pada 18 Mei 1991, dia melakukan misi ke Stasiun Ruang Angkasa MIR sebagai bagian dari awak Mir EO-9.

Misi ini merupakan perjalanan kedua kalinya, ia dan pesawat luar angkasanya keluar orbit Bumi. Salah satu tugas misinya adalah melakukan beberapa perbaikan dan pembaruan berbagai peralatan di Stasiun Ruang Angkasa MIR.

Krikalev terbang ke luar angkasa dengan pesawat Soyuz bersama dua astronaut lain, Anatoly Artsebarsky dan Helen Sharman. Sesampainya di MIR, ketiganya melakukan pekerjaan mereka sesuai dengan tugas yang diberikan saat di Bumi.

Hanya saja, di pertengahan masa perbaikan, Artsebarsky dan Sharman pulang terlebih dahulu.

kisah unik Sergei Krikalev Berbagai sumber

foto: Twitter/@creepydotorg

Sementara Krikalev tetap berada di MIR untuk menyelesaikan tugas dan menunggu astronaut lain datang. Sayangnya, sebuah kejadian tak disangka-sangka menimpa Krikalev di penghujung misinya di bulan Oktober 1991. Rekan-rekannya tak pernah kembali menemaninya ke luar angkasa.

Ketika hendak pulang, ada kabar buruk di Bumi yang tak pernah diketahui pria 33 tahun itu selama menjalankan misi.

Ternyata diketahui, Uni Soviet sedang dilanda perpecahan politik. Sejak Agustus 1991, negara-negara satelit USSR mulai memisahkan diri. Gelombang reformasi mulai menggerogoti pemerintahan hingga di akhir Desember 1991, negara Uni Soviet dinyatakan bubar.