Brilio.net - Denotasi adalah kata yang sesuai dengan makna aslinya tanpa ada pergeseran makna ataupun perubahan makna. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), denotasi adalah makna kata atau kelompok kata yang didasarkan atas penunjukan yang lugas pada sesuatu di luar bahasa atau yang didasarkan atas konvensi tertentu dan bersifat objektif.

Kata denotatif juga dapat dimaknai sebagai kata yang tidak mengandung perasaan tambahan. Terdapat dua relasi dalam makna denotatif yaitu relasi antara kata dengan benda yang diwakilinya dan relasi antara kata dengan karakter atau ciri-ciri benda yang diwakilinya.

Kata yang bermakna denotasi digunakan seorang penulis atau pengarang agar tidak menimbulkan pengambahan penafsiran dari pembaca. Penjelasan lebih rinci mengenai denotasi telah dihimpun brilio.net dari berbagai sumber pada Senin (18/7).

Pengertian denotasi

perbedaan makna denotasi dan konotasi © berbagai sumber foto: Unsplash/Finn Mund

Denotasi dapat dimaknai sebagai tingkat pertandaan yang menjelaskan hubungan antara penanda dan petanda atau antara tanda dan rujukannya pada realitas yang menghasilkan makna yang eksplisit, langsung, dan pasti. Denotasi adalah tingkatan pertandaan yang paling konvensional di dalam masyarakat, yaitu elemen-elemen tanda yang maknanya cenderung disepakati secara sosial. Setiap kata memiliki makna denotatif, tetapi tidak semuanya mengandung makna konotatif. Makna denotasi mengacu pada makna asli, makna asala, atau makna yang sebenarnya dimiliki sebuah kata atau leksem.

Makna denotasi sebenarnya sama dengan makna leksikal dan menyangkut informasi-informasi yang faktual atau objektif. Makna denotatif adalah arti harfiah pada suatu kata tanpa ada satu makna yang menyertainya. Makna denotasi sering disebut sebagai makna sebenarnya. Pendapat lain menyebutkan bahwa dentasi adalah referensi pada sesuatu yang ekstralingual menurut makna kata yang bersangkutan. Denotasi juga dapat dimaknai sebagai dunia luar bahasa, seperti suatu objek atau gagasan dan bisa dijelaskan dengan analisis komponen makna.

Makna denotatif adalah makna dalam alam wajar secara eksplisit. Denotatif adalah suatu pengertian yang dikandung sebuah kata secara objektif. Denotasi juga mengacu kepada makna leksis yang umum dipakai atau singkatnya makna yang biasa, objektif, belum dibayangi perasaan, nilai, dan rasa tertentu. Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa denotasi adalah makna sebenarnya.

 

perbedaan makna denotasi dan konotasi © berbagai sumber foto: Unsplash/Romain Vignes

Makna denotasi adalah makna kata yang didasarkan atas penunjukkan yang langsung atau lugas pada suatu hal atau objek di luar bahasa. Makna langsung atau lugas bersifat objektif karena langsung menunjuk objeknya. Jadi, makna denotatif menyangkut informasi faktual objektif. Oleh karena itu, makna denotasi disebut sebagai makna sebenarnya. Sedangkan makna konotatif merupakan lawan dari makna denotatif.

Makna konotasi dapat dimaknai sebagai makna yang diberikan pada kata atau kelompok kata sebagai perbandingan agar apa yang dimaksud menjadi jelas dan menarik. Makna konotasi menciptakan makna lapis kedua yang terbentuk ketika penanda dikaitkan dengan berbagai aspek psikologis seperti perasaan, emosi, atau keyakinan. Perbedaan makna denotasi dan konotasi juga terletak pada penggunaannya karena makna konotatif dapat berubah dari waktu ke waktu.

Contoh kalimat makna denotasi

perbedaan makna denotasi dan konotasi © berbagai sumber foto: Unsplash/Waldemar Brandt

Berikut beberapa contoh makna denotasi yang dapat ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya:

1. Budi membuat teh dengan air panas.
2. Adik tidur di kasur baru yang empuk.
3. Anak kecil itu tenggelam di sungai.

Sumber: Antika. 2020. Jurnal Sastra Volume 9 Nomor 2: Analisis Makna Denotasi, KOnotasi, Mitos Pada Lagu "Lathi" Karya Weird Genius. Medan: Universitas Negeri Medan.